Mindshift 5: Tim PKM IPB Dorong Kreativitas Perempuan Pekerja Migran Purna Ciptakan Kreasi Olahan Lele

Mindshift 5: Tim PKM IPB Dorong Kreativitas Perempuan Pekerja Migran Purna Ciptakan Kreasi Olahan Lele

mindshift-5-tim-pkm-ipb-dorong-kreativitas-perempuan-pekerja-migran-purna-ciptakan-kreasi-olahan-lele
Berita / Student Insight

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) IPB University melanjutkan pendampingan bagi para perempuan pekerja migran purna di Kampung Muara, Desa Jambenenggangn, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Setelah membekali keterampilan budi daya terpadu melalui sistem integrated multi-trophic aquaculture (IMTA), kali ini tim berfokus pada peningkatan keterampilan pengolahan hasil budi daya menjadi produk pangan bernilai tambah melalui program bertajuk “Mindshift 5: Kreasi Wargi”.

Dari Budi Daya ke Hilirisasi
Soni Kurniawan, perwakilan tim membeberkan, Mindshift 5 merupakan bagian dari program Mindshift (Mindset & Independent) yang menekankan pentingnya hilirisasi hasil budi daya. 

“Setelah memahami proses budi daya lele secara berkelanjutan, peserta diajak mengembangkan kreativitas dalam mengolah hasil panen menjadi berbagai produk kuliner yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” tuturnya.

Melalui pendekatan learning by doing, peserta tidak hanya mempelajari teknik pengolahan, tetapi juga didorong untuk berinovasi sesuai potensi dan kreativitas kelompok masing-masing.

Kegiatan diawali dengan pengenalan potensi nilai tambah ikan lele melalui pengolahan produk pangan, termasuk pentingnya menjaga mutu produk, menerapkan prinsip keamanan pangan, serta mengenali peluang pemasaran produk olahan sebagai bekal dalam mengembangkan usaha berbasis hasil budi daya.

Tiga Kreasi Olahan
Fasilitator kemudian mendemonstrasikan tahapan persiapan bahan baku, pengolahan daging lele, pencampuran bahan, pembentukan patty burger berbahan dasar fillet lele, hingga teknik pengemasan produk.

Peserta selanjutnya dibagi menjadi tiga kelompok untuk melakukan praktik secara langsung dengan pendampingan tim PKM-PM IPB University. Setiap kelompok membuat burger fillet lele sebagai produk utama dan mengembangkan satu menu kreasi olahan lele. 

Kelompok pertama menghadirkan lele krispi saus asam manis, kelompok kedua mengolah pecel lele dengan nasi liwet, sedangkan kelompok ketiga menyajikan pepes lele dengan sambal ijo.

“Peserta tidak hanya mampu mengolah hasil budi daya, tetapi juga mulai memiliki kepercayaan diri untuk menciptakan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ujar Soni.

Siap Dikembangkan
Peserta bersama fasilitator juga menyusun resep dan standar produksi sebagai acuan pengolahan di tingkat kelompok. Resep dasar burger fillet lele dan hasil kreasi masing-masing kelompok didokumentasikan agar dapat diproduksi kembali secara konsisten dengan kualitas yang terjaga.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan evaluasi produk berdasarkan rasa, tekstur, kebersihan, tampilan produk, serta kesesuaian proses produksi. Melalui Mindshift 5: Kreasi Wargi, Sonny dan tim berharap para peserta semakin siap mengembangkan usaha berbasis pengolahan hasil budi daya yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. (*/Rz)