Ngatino, Pegawai Toko Material Lulusan SD Antarkan Anak Jadi Lulusan Terbaik IPB University
Keterbatasan pendidikan tak pernah mengecilkan ukuran mimpi seorang ayah. Ngatino, seorang pegawai toko bahan bangunan, membuktikannya ketika mengantarkan putrinya Rizka Aulia Apriliani, meraih prestasi membanggakan sebagai salah satu lulusan terbaik IPB University.
Meskipun hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar (SD), Ngatino selalu menanamkan kepada anak-anaknya agar selalu giat belajar, rajin, dan bersungguh-sungguh dalam bidang yang diminati. “Dan memang dari dulu anak kami, Rizka semangat belajarnya tinggi,” ucapnya.
Rizka Aulia diwisuda pada Rabu (19/8) di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga. Ia menjadi lulusan terbaik Fakultas Pertanian berkat capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,85.
“Sebagai orang tua, sangat bangga anak kami telah berhasil dan mendapatkan nilai yang bagus. Bersyukur juga sama Allah Swt, doa-doa kami sebagai orang tua dikabulkan. Semoga untuk ke depannya anak kami selalu sukses di bidang yang diminatinya,” tambahnya.
Belajar Bertumbuh dari Tanaman
Rizka merupakan lulusan Program Studi Agronomi dan Hortikultura (AGH), Fakultas Peternakan. Sejak lulus dari SMAN 2 Bekasi, ia diterima di IPB University melalui jalur SBMPTN (kini Seleksi Nasional Berdasarkan Tes/SNBT).
“Selama belajar di AGH, saya justru menemukan bahwa perjalanan sebuah tanaman jauh lebih kompleks dan menarik dari yang saya bayangkan. AGH mengajarkan saya bahwa pertumbuhan tidak pernah terjadi dalam satu malam,” ujar Rizka.
Menurutnya, seperti halnya tanaman, setiap pencapaian membutuhkan awal yang baik, lingkungan yang mendukung, ketekunan dalam merawat, serta proses panjang hingga akhirnya menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Ia bersyukur kedua orang tuanya memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap dirinya selama menempuh studi di IPB University. Ia juga merasa sangat terbantu dengan adanya beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sehingga bisa menyelesaikan studi tanpa banyak membebani orang tua.
“Meski kedua orang tua hanya lulus SD, saya sangat bangga karena mereka selalu memprioritaskan pendidikan anak-anaknya dan ingin kami merasakan kehidupan yang lebih baik.
Pesan mereka yang selalu saya ingat, ‘Jangan lupa salat, berdoa, dan bersyukur.’ Pesan sederhana yang akan selalu menjadi pegangan dalam setiap langkah saya,” ungkap Rizka. (dh)
