MPKMB 63, IPB University Bekali Mahasiswa Baru dengan Kompetensi, Karakter, dan Pengalaman

MPKMB 63, IPB University Bekali Mahasiswa Baru dengan Kompetensi, Karakter, dan Pengalaman

mpkmb-63-ipb-university-bekali-mahasiswa-baru-dengan-kompetensi-karakter-dan-pengalaman
Berita / Student Insight

Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) 63 IPB University menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Kegiatan ini berlangsung mulai Senin (10/8) hingga Jumat (14/8) lewat pemecahan rekor.

Pada acara pembukaan, pesan tentang kompetensi, karakter, kolaborasi, hingga keberanian untuk berkontribusi menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Di Kampus Dramaga, Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, menyampaikan sejumlah pesan penting sebagai bekal kehidupan baru sebagai mahasiswa baru. Ia menempatkan mahasiswa sebagai garda terdepan perubahan melalui peran sebagai agent of change, agent of development, dan agent of social control

“Mahasiswa perlu siap menghadapi krisis pangan dan energi, perubahan iklim, krisis keanekaragaman hayati, revolusi teknologi informasi, hingga pergolakan geopolitik,” kata Dr Alim saat menyambut 5.512 mahasiswa baru program Sarjana (S1) di Grha Widya Wisuda (10/8).

Untuk itu, lanjutnya, mahasiswa perlu memiliki lima karakter, yaitu kompeten, berpikir global, berintegritas, tangguh, dan berempati. Ia mengangkat kisah Prof Andi Hakim Nasoetion, Norman Borlaug, Jennifer Doudna dan Emmanuelle Charpentier, Wangari Maathai, hingga Kasim Arifin sebagai contoh bahwa ilmu, ketekunan, kolaborasi, dan keberanian mengambil tindakan dapat melahirkan perubahan.

“Menjadi mahasiswa berarti berubah cara berpikir. Dulu kalian menerima jawaban, kini kalian harus mempertanyakan. Dulu kalian menghafal, kini kalian harus menganalisis. Dulu kalian mencari kebenaran, kini kalian harus mencari tahu itu sendiri,” ujarnya. 

“Jangan tanya aku lulus dapat apa, tapi tanya setelah lulus aku memberi apa,” pesan Dr Alim.

Ia berharap gelar Mahadipta Nabhaskara yang disematkan kepada mahasiswa baru dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata yang berdampak bagi masyarakat, bukan sekadar ajang menonjolkan diri. 

“Jadilah cahaya. Bukan cahaya yang menyilaukan tetapi cahaya yang menuntun. Bukan sinar yang membakar, melainkan sinar yang menghangatkan. Jadilah kalian sumber peran bagi keluarga, masyarakat, serta nusa dan bangsa,” lanjutnya. 

MPKMB SV, Buka Kesempatan Magang di Luar Negeri
Sementara itu, hari pertama gelaran MPKMB 63 di Sekolah Vokasi (SV) diikuti sebanyak 2.89 mahasiswa baru. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Deni Noviana mengajak mahasiswa agar tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki ijazah, tetapi juga menjadi insan yang mampu memecahkan berbagai persoalan.

“Mahasiswa diharapkan mampu melihat permasalahan di sekitarnya dan menghadirkan solusi melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kolaborasi,” pesannya saat menghadiri MPKMB 63 Sekolah Vokasi di Gymnasium SV IPB University (10/8).

Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi Dr Aceng Hidayat mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan berbagai peluang internasional, termasuk kesempatan magang di luar negeri.

Ia mengatakan, saat ini Sekolah Vokasi IPB University telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan mitra di sejumlah negara, antara lain Jepang, Filipina, Malaysia, Vietnam, India, dan Jerman.

“Siapa yang mau magang di Jepang?” tanya Dr Aceng kepada mahasiswa baru yang disambut antusias.

Menurutnya, kerja sama ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui program pertukaran, kegiatan akademik, maupun magang di luar negeri.

Dr Aceng menambahkan, magang merupakan bagian penting dalam pendidikan vokasi. Melalui pengalaman di industri, mahasiswa dapat memahami secara langsung dinamika dunia kerja, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga dalam menghadapi persoalan nyata, membangun profesionalisme, bekerja dalam tim, serta memahami kebutuhan dan tuntutan industri.

“Kami ingin mahasiswa memanfaatkan berbagai peluang tersebut. Pengalaman belajar dan bekerja di lingkungan internasional akan menjadi bekal penting ketika kalian memasuki dunia kerja,” katanya.

Ia pun berpesan kepada seluruh mahasiswa baru untuk memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Vokasi IPB University dengan sebaik-baiknya.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, manfaatkan fasilitas dan berbagai peluang yang tersedia, bangun jejaring, ikuti kegiatan akademik maupun nonakademik, serta persiapkan diri untuk menjadi lulusan yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” pungkasnya. (Ez/dh)