Sambut Universitas Lampung, IPB University Bagikan Kunci Transformasi Tata Kelola dan Manajemen PTN Adaptif
IPB University menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Lampung di Collaboration Room, Gedung Perpustakaan, Kampus IPB Dramaga, Bogor (9/4). Kunjungan ini menjadi momentum berbagi praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi yang adaptif dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IPB University Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur, Dr Heti Mulyati, menegaskan bahwa komitmen pimpinan menjadi fondasi utama dalam mendorong transformasi kelembagaan.
Menurutnya, arah kebijakan yang jelas dari pimpinan akan mempermudah implementasi di seluruh lini organisasi. “Komitmen kepemimpinan sangat menentukan. Setiap kebijakan yang akan disampaikan ke publik selalu melalui koordinasi pimpinan, sehingga tetap selaras dan terarah,” ujarnya.
Selain kepemimpinan, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit, khususnya dalam pengelolaan data. Ia mengakui bahwa pada tahap awal, data di lingkungan kampus masih tersebar dan belum terintegrasi secara optimal. Namun, melalui kolaborasi yang terus diperkuat, kondisi tersebut kini semakin terkonsolidasi.
“Kolaborasi berbasis data memudahkan kita melakukan perubahan dengan cepat, meskipun prosesnya masih terus disempurnakan,” tambahnya.
Dalam enam tahun terakhir, IPB University juga dihadapkan pada berbagai dinamika perubahan eksternal, mulai dari kebijakan hingga tuntutan adaptasi di tingkat institusi dan dosen. Meski begitu, tantangan tersebut justru dinilainya menjadi pendorong untuk terus berinovasi.
“Kita berusaha merespons perubahan sebagai tantangan untuk berkembang, bukan sebagai hambatan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Lampung, Prof Ayi Ahadiat menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan IPB University. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terkait strategi pengembangan institusi.
“Kami sangat berterima kasih dan merasa senang dapat belajar langsung di IPB University, yang kami nilai berhasil membangun sistem manajemen modern dan kompetitif,” ujarnya.
Ia menambahkan, Universitas Lampung tertarik mempelajari berbagai aspek strategis, mulai dari penyusunan perencanaan, penguatan layanan publik, sistem informasi, hingga pengelolaan komunikasi dan kehumasan. Berbagai inovasi seperti Integrated Service Center (ISC) sebagai unit layanan terpadu (ULT), penguatan branding, serta program Duta IPB dinilai sebagai praktik baik yang relevan untuk diadopsi.
“Kami ingin mendapatkan insight mulai dari mindset hingga implementasi strategi di lapangan,” jelasnya.
Prof Ayi berharap, kunjungan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi berlanjut pada kerja sama konkret antar perguruan tinggi. “Kami berharap ada tindak lanjut dalam bentuk kolaborasi dan program bersama agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” pungkasnya. (AS)
