Mahasiswa KKN-T IPB University Usulkan 5 Program Kerja Inovatif di Desa Jono, Grobogan

Mahasiswa KKN-T IPB University Usulkan 5 Program Kerja Inovatif di Desa Jono, Grobogan

mahasiswa-kkn-t-ipb-university-usulkan-5-program-kerja-inovatif-di-desa-jono-grobogan-news
Berita

Mahasiswa IPB University peserta Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi mengusung lima program kerja inovatif bagi Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah. Kelima program tersebut yaitu Program Literasi, Program Pertanian Inovatif Desa Jono, Program Branding Discovery the Potential of Desa Jono, Program Jono Kolaboratif dan Program Pemetaan Lahan Garapan Desa Jono.

"Desa Jono memiliki beragam potensi di antaranya lahan pertanian yang luas, tambak garam indikator geografis (GIG) dan beraneka ragam usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dengan potensi yang begitu besar, terdapat pula permasalahan yang timbul dan masih belum teratasi di desa ini," ujar Annursyah, Koordinator KKN-T Inovasi di Desa Jono.

Ia mengatakan, lima program inovatif itu dirumuskan setelah tim KKN-T Inovasi melakukan penjajakan desa, berdiskusi dengan perangkat desa, para kelompok tani, ibu-ibu kader dan anggota pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK). Program kerja tersebut mencakup bidang pertanian, pendidikan, sosial dan ekonomi.

Annursyah juga menyampaikan bahwa penting bagi semua pihak untuk terlibat. Ia menekankan, seluruh program tersebut akan berjalan maksimal jika seluruh stakeholder mau berkolaborasi dan berkontribusi.

Mucharom selaku Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Jono menyambut baik kehadiran mahasiswa IPB University, peserta KKN-T Inovasi. Ia berharap seluruh peserta dapat memaksimalkan potensi-potensi Desa Jono untuk mendapatkan output yang sesuai.

“Ilmu tidak harus berfokus pada satu bidang saja, tetapi kita juga harus bisa menguasai bidang ilmu lain secara keseluruhan sebagai bekal untuk hidup bermasyarakat," ucapnya saat kegiatan lokakarya di Balai Desa Jono.

Ia juga berharap mahasiswa IPB University dapat ikut berperan dalam kegiatan pemerintah desa dan bisa membawa serta menerapkan ilmu yang didapatkan. "Pemerintah Desa Jono berupaya memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang setiap kegiatan KKN-T Inovasi," sambung dia.

Dr Bambang Dwi Dasanto, dosen pembimbing lapang (DPL) menuturkan, kegiatan KKN-T Inovasi ini dilakukan sebagai bentuk pendewasaan, sehingga mahasiswa bisa belajar hidup bermasyarakat. Ia berpesan agar mahasiswa belajar bersama masyarakat untuk mendapatkan banyak manfaat.

"Terima kasih kepada seluruh perangkat dan masyarakat Desa Jono yang telah menerima mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University secara terbuka. Kami memohon bantuan agar dapat membimbing mahasiswa untuk menyelesaikan setiap program yang sudah disusun," tandasnya.

Mahasiswa IPB University akan melaksanakan program KKN-T Inovasi selama 40 hari. Seluruh anggota kelompok KKN-T Inovasi Desa Jono berasal dari program studi berbeda, yaitu Annursyah Wiyono (Biologi), Christian Rajasa S (Proteksi Tanaman), Milhatun Nisa (Budidaya Perairan), M Dylan Pahlevi (Statistika), Sirvia Wivi (Geofisika dan Meteorologi), Rizka Dwi Andriani (Matematika), Fawwaz Hafiz S (Ilmu Komputer) dan Nakhwah Attania N (Biokimia).

Lokakarya ini turut dihadiri oleh kepala desa, sekretaris desa, para ketua dusun, bidan dan perangkat desa lainnya. (*/Rz)