Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Paparkan Program Kerja untuk Optimalkan Potensi Desa Jatimekar
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sekelompok mahasiswa IPB University melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan yang akan dilakukan antara lain pendampingan, penyuluhan dan pelatihan di bidang pertanian, peternakan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pendidikan, sosial, dan kesehatan.
Kelompok KKN-T Inovasi Desa Jatimekar diketuai oleh Dodi Wahyudi dengan beranggotakan Shafa Puteri Kirana, Yunita Patrika Pertama Wibisono, Ravasya Nugraha, Joana Putri Angelina Samosir, Alisha Fathya Sekarseruni, Muhammad Ulwan Zaidan dan Muhammad Rafly Ikhsan. Mereka dibimbing oleh dosen pembimbing lapang yaitu Dr Irni Rahmayani Johan.
“Program kerja dari kelompok KKN-T Inovasi Desa Jatimekar antara lain Pendampingan Peternakan Rakyat (Pena Rakyat), Edukasi Penggunaan Media Digital (Sipedia), Penyuluhan Risiko Stunting (Parenting), Pendampingan UMKM dan Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan (PMB),” ujar Dodi Wahyudi, koordinator desa KKN-T Inovasi.
Program kerja tersebut akan dijalankan dengan sejumlah mitra Desa Jatimekar, antara lain pemerintah desa, kelompok tani, guru sekolah dasar dan pelaku UMKM. Sebelum perancangan program kerja, mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University melakukan observasi ke lingkungan Desa Jatimekar untuk mengetahui permasalahan di masyarakat. Observasi juga bertujuan mendengar keluh kesah masyarakat desa, aparatur desa, kelompok tani dan pelaku UMKM.
“Semua program yang ditawarkan oleh mahasiswa sangat bagus dan akan sangat membantu masyarakat. Apalagi salah satu isu saat ini yaitu dampak negatif gadget terhadap anak-anak dan remaja atau yang disebut narkoba lewat mata (narkolema). Dengan program Sipedia diharapkan anak-anak dan remaja menjadi cerdas secara ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan iman taqwa (imtaq),” tutur Ade, Kepala Sekolah SDN 02 Jatimekar.
Dodi Wahyudi juga menjelaskan bahwa tujuan dari KKN-T Inovasi ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa agar hidup di tengah masyarakat, mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah pertanian dalam arti luas dan lingkungan serta masalah pemberdayaan masyarakat dan pembangunan lain yang dihadapi daerah.
“Kami berharap KKN-T Inovasi di Desa Jatimekar ini dapat mengasah soft skill dan menjadi wahana mahasiswa dalam membantu memberikan solusi terhadap permasalahan di daerah. KKN-T Inovasi ini juga sebagai ajang kami menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah untuk diterapkan di masyarakat,” jelas Dodi.
Di akhir kegiatan, perwakilan dari Desa Jatimekar menyampaikan harapan dari terlaksananya kegiatan ini. Ajang, Kepala Sekolah SDN 01 Jatimekar berharap program KKN-T Inovasi yang dijalankan mahasiswa IPB University itu dapat berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.
“Masyarakat juga bisa semakin dekat dengan adik-adik mahasiswa di sini. Jadi mereka bisa terus semangat dalam mengikuti kegiatan dan harapannya terdapat perubahan berkat bantuan dari adik-adik mahasiswa dan pembimbing dari IPB University,” tutup dia. (Rafly Ikhsan/Rz)
