Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University di Desa Jatimekar, Purwakarta Buat Program Sipedia dan Parenting
Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University melaksanakan program penyuluhan mengenai pencegahan stunting dan penggunaan gadget di Desa Jatimekar, Purwakarta, Jawa Barat. Program tersebut dinamai Edukasi Penggunaan Media Digital (Sipedia) dan Penyuluhan Risiko Stunting (Parenting).
Materi disampaikan oleh Dr Irni Rahmayani Johan selaku dosen pembimbing lapang bersama Yunita Patrika Permata Wibisono, salah satu mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University di Desa Jatimekar.
“Penyuluhan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi dan nutrisi yang seimbang agar dapat mencegah stunting. Di sisi lain, kami juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan gadget secara bijak,” ujar Dodi Wahyudi, koordinator KKN-T Inovasi Desa Jatimekar saat pemaparan kepada para ibu desa setempat, belum lama ini.
Lebih lanjut Dodi menambahkan, Sipedia merupakan program edukasi tentang penggunaan gadget dan dampak positif dan negatifnya, terutama bagi generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, program Parenting adalah penyuluhan mengenai risiko stunting.
“Upaya ini penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya stunting yang terjadi pada anak. Selain itu, penyuluhan ini dapat mengukur risiko yang dapat terjadi pada anak-anak rentang usia 6-12 tahun di Desa Jatimekar,” imbuhnya.
“Saya sangat senang dan terbantu dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University. Pasalnya, anak saya sering menangis ketika gadget-nya tidak ada dan sangat sering menggunakan gadget tanpa tahu waktu,” ungkap Lilis, salah satu peserta.
Di akhir acara, Novi selaku Sekretaris Desa Jatimekar menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, dosen IPB University, kader posyandu, serta para ibu sebagai peserta.
“Terima kasih juga kepada mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University yang telah menyelenggarakan kegiatan Sipedia dan Parenting. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah kesadaran dan pengetahuan kita akan pentingnya edukasi penggunaan media digital dan mencegah risiko stunting,” harap Novi. (Rafly/Rz)
