Lantik 43 Pejabat Struktural, Pesan Rektor: Buat Legacy yang Bermakna

Lantik 43 Pejabat Struktural, Pesan Rektor: Buat Legacy yang Bermakna

lantik-43-pejabat-struktural-pesan-rektor-buat-legacy-yang-bermakna-news
Berita

Rektor IPB University, Prof Arif Satria melantik 43 pejabat struktural baru untuk jabatan kepala kantor, wakil dekan, ketua departemen, asisten lembaga, sekretaris departemen, kepala bidang, kepala tata usaha dan supervisor. Acara pelantikan dilaksanakan di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga dan disiarkan melalui kanal YouTube IPB TV, (14/7). 

“Selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik,” ucap Rektor. Kepada pejabat yang dilantik, Prof Arif memberikan teori-teori inspiratif yang dapat menjadi gambaran bagi para pejabat dalam melaksanakan tugasnya. Ia membahas tentang paradigma to have (memiliki) dan to be (menjadi).

"Seorang pejabat yang kecenderungannya dominan dengan paradigma to have, ketika jabatannya hilang, maka hilanglah segalanya," jelas Rektor.

Sementara, lanjutnya, bagi seseorang yang memiliki paradigma to be, ketika mendapat jabatan, ia akan berusaha maksimal memberi terbaik, memantaskan diri dengan jabatannya.

"Paradigma to be akan berpikir aktif, bukan sibuk. Aktif menjalankan apapun dengan penjiwaan yang tinggi, bekerja sepenuh hati. Sedang orang-orang dengan paradigma to have, mereka akan sibuk tanpa punya makna," kata Prof Arif melanjutkan.

Rektor mengatakan, para pejabat yang dilantik hendaknya menganggap jabatan adalah sebuah amanah. Menurutnya, "Ini sebuah pembelajaran untuk pribadi kita agar semakin matang, semakin baik dan tangguh."

Selain itu, Prof Arif berharap para pejabat agar menjadi pemimpin perubahan. Pemimpin perubahan bukan sebuah posisi, melainkan mentalitas. Mental untuk terus menciptakan hal-hal baru dan berorientasi untuk menciptakan legacy yang berdampak pada kemajuan.

"Sebagai pejabat apapun di IPB University, maka mentalitasnya adalah legacy apa yang akan kita tinggalkan, sehingga hidup kita menjadi lebih bermakna. Lima tahun menjabat adalah kesempatan kita untuk memberikan manfaat," imbuh dia.

Dengan demikian, sebut Prof Arif, IPB University akan menjadi sebuah institusi besar apabila semua warganya berorientasi pada legacy. "Mari kita saling menyemangati dan menginspirasi," pungkasnya.