Dua Inovasi Kesehatan IPB University Tampil di Pameran Medical Device Research Empowerment 2023

Dua Inovasi Kesehatan IPB University Tampil di Pameran Medical Device Research Empowerment 2023

dua-inovasi-kesehatan-ipb-university-tampil-di-pameran-medical-device-research-empowerment-2023-news
Berita

IPB University melalui Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) turut menampilkan dua inovasi alat kesehatan, yaitu InventPro dan Kit ELISA Alzheimer dalam pameran Medical Device Research Empowerment, EduHealth Fair 2023 yang diadakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Direktur Riset dan Inovasi IPB University, Prof Sugeng Heri Suseno menyampaikan bahwa kesertaan IPB University dalam kegiatan ini merupakan peluang yang sangat baik dalam rangka mengembangkan riset di bidang kesehatan. “Hal ini sangat relevan dengan rencana pembukaan Fakultas Kedokteran IPB University,” terangnya.

InventPro merupakan inovasi dari Dr drh Joko Pamungkas. Sementara Kit ELISA Alzheimer yang merupakan produk inovasi dari Dr drh Huda S Darusman. Kedua inovator tersebut merupakan dosen IPB University dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB).

Wakil Menteri Kesehatan, Prof Dante Saksono Harbuwono yang hadir dalam acara pembukaan mengatakan, “Dalam rangka meningkatkan hilirisasi produk alat kesehatan, perlu dibuat pedoman hilirisasi penelitian dan peta jalan penelitian.”

Menurutnya, dalam upaya meningkatkan akses, kemandirian dan mutu alat kesehatan, Kemenkes RI perlu membangun ekosistem riset dan pengembangan yang terintegrasi antara akademisi, swasta, pemerintah, komunitas dan media (ABGCM). Penelitian dan pengembangan alat kesehatan dapat diarahkan pada riset yang mendukung kemandirian alat kesehatan, salah satunya melalui jejaring sentra riset alat kesehatan.

Kegiatan diikuti oleh 38 politeknik kesehatan seluruh Indonesia, selain itu diundang juga dari perguruan tinggi antara lain IPB University, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret dan Swiss German University. Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Fasilitasi Riset, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan, Wisnu Sardjono Soenarso. (*/Rz)