PKSPL IPB University Bersama Bappeda Kabupaten Jepara Siap Kawal Program Focus
Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University menggelar pertemuan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (14/6). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut terkait rencana implementasi program Pemberdayaan Masyarakat Perikanan Pesisir menuju Ketangguhan Iklim dan Keberlanjutan atau Fisherfolk Empowerment for Climate Resilience and Sustainability (Focus).
Program Focus merupakan kolaborasi antara Norwegian Agency for Development Cooperation (Norad) dengan Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial (berafiliasi dengan Hivos), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) dan PKSPL IPB University. Lokasi implementasi program Focus dilaksanakan di wilayah Provinsi Jawa Tengah, antara lain Kota Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang.
Pertemuan yang dilakukan di Kantor Bappeda Kab Jepara (14/6), dihadiri oleh tim PKSPL IPB University, jajaran Bappeda Kabupaten Jepara (Sub Koordinator Sumber Daya Alam dan Kewilayahan, Analis Perencanaan Sumber Daya Alam dan Kewilayahan, Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi/Iptek) dan Hivos.
Nisrina Nugroho selaku Project Officer Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial menjelaskan, inisiasi awal program Focus ini dimulai tahun 2021, baru pada tahun 2023 ini dilaksanakan. Focus sendiri memiliki target bagaimana mengupayakan terciptanya sistem yang terintegrasi serta terpadu di wilayah pesisir terkait penanggulangan perubahan iklim, kerawanan pangan serta keterlibatan kaum perempuan.
Muhammad Qustam Sahibuddin selaku ketua tim PKSPL IPB University menambahkan bahwa program Focus dijalankan dalam bentuk konsorsium yang dipimpin Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial dan beranggotakan WALHI, KIARA dan PKSPL IPB University. Dari tahun 2023 hingga 2026, ada beberapa tahap dari rencana program Focus yang akan dijalankan, yaitu lobi dan advokasi, peningkatan kapasitas, kampanye kolektif, pemantauan dan evaluasi, pendekatan kelembagaan dan koordinasi kemitraan berbagai pihak.
“Tahap awal ini bagaimana kami, PKSPL IPB University, melakukan collecting, tracking data dan informasi yang ada, khususnya di Kab Jepara terkait aspek tata kelola pesisir dan aspek pembangunan berkelanjutan. Nantinya data-data tersebut akan dirumuskan menjadi dokumen state of the coast Kab Jepara terkait rekomendasi kebijakan ke depan,” ungkap Qustam.
Ia mengatakan bahwa PKSPL IPB University berkomitmen kuat dalam mengawal implementasi program Focus dalam mewujudkan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs tujuan ke 2, 3, 13, 14 dan 17.
Agung Nugroho selaku Sub Koordinator Sumber Daya Alam dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Jepara menyampaikan, “Kami menyambut baik kedatangan tim dari PKSPL IPB University dan Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial di Kab Jepara ini terkait implementasi program Focus.”
“Salah satu permasalahan serius yang ada di pesisir Kabupaten Jepara adalah abrasi. Ada satu desa, yakni Desa Bula yang direlokasi karena abrasi yang sudah menenggelamkan desa tersebut, itu terjadi sekitar tahun 1980 an,” jelas Agung.
Lebih lanjut Agung mengatakan, Kab Jepara juga terdapat kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Non-Governmental Organization (NGO), seperti Organization for Industrial, Spiritual and Cultural Advancement (OISCA) dari Jepang. Di samping fokus kepada mangrove di pesisir Kab Jepara, NGO tersebut juga melakukan program pelatihan pendidikan untuk anak-anak dan reguler yang dilakukan dua kali dalam setahun.
“Bappeda Kabupaten Jepara juga tahun ini melakukan kajian terkait pengembangan perlindungan di kawasan pesisir. Kami berkomitmen untuk mendukung implementasi program Focus ini di Kabupaten Jepara. Output program Focus sangat bermanfaat bagi kami dalam menyusun kebijakan dan program-program di wilayah pesisir yang selama ini masih belum maksimal,” ungkap Agung.
Ia juga menyatakan, pihaknya siap memfasilitasi terkait koordinasi dengan dinas lain yang ada di Kab Jepara (MQS/Rz).
