IPB University Luncurkan I-Promise, Aplikasi Pengadaan Barang dan Jasa bagi Internal Unit

IPB University Luncurkan I-Promise, Aplikasi Pengadaan Barang dan Jasa bagi Internal Unit

ipb-university-luncurkan-i-promise-aplikasi-pengadaan-barang-dan-jasa-bagi-internal-unit-news
Berita

Kepala Unit Pengadaan IPB University, Setiawan, SE, MM sosialisasikan aplikasi I-Promise yang dikembangkan untuk memudahkan pengadaan barang dan jasa bagi seluruh unit di IPB University. Sosialisasi ini digelar di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, (6/2).

“Kami tengah membuat Sistem Procurement Mandiri (Pengembangan Sistem I-Promise) yakni aplikasi untuk mengajukan permohonan barang dan jasa dari masing-masing unit. Sistemnya mirip ketika belanja di online shop. Aplikasi dibuat dalam upaya menjawab persoalan-persoalan yang seringkali muncul dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Misalnya penyediaan barang dan jasa dianggap lambat akibat proses administrasi pengadaan yang rumit, mutu hasil pengadaan tidak memenuhi kebutuhan, penyedia memiliki kinerja rendah, belum adanya standarisasi barang (variasi merk/type menjadi banyak), personalia pengadaan berisiko  persengketaan dengan penyedia, dan sebagainya, ” ujarnya.

Aplikasi I-Promise diharapkan dapat menjawab persoalan-persoalan tersebut dan mempercepat kebutuhan baang dan jasa setiap unit terpenuhi. Selain itu, pengembangan aplikasi ini juga agar mutu barang dan jasa terjamin, penyedia berkinerja baik dan responsif, efisiensi proses pengadaan barang dan jasa, menghindari sengketa serta perlindungan/kepastian hukum.

“Melalui aplikasi ini masing-masing unit diminta untuk menugaskan satu orang admin yang bisa mengakses dan bertanggungjawab atas permohonan barang dan jasa yang diminta unitnya. Selanjutnya akan segera diadakan workshop tersendiri dengan operator pengelola pengadaan pada setiap unit,” imbuhnya.

Konten yang disajikan dalam Sistem I-Promise meliputi daftar perencanaan kebutuhan, usulan kebutuhan melalui pagu/RKA bersama, usulan pengajuan pengadaan, usulan belanja kontrak payung, alat tulis kantor (ATK) dan Jasa Catering.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sekretaris Institut, Dr Aceng Hidayat mengatakan bahwa pengembangan aplikasi ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang pengadaan barang/ jasa sesuai dengan peraturan rektor yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyerapan anggaran serta menghindari kesalahan administrasi. (dh/Zul)