Sandiaga Uno Ajari Mahasiswa IPB University Berbisnis Ala Milenial

Sandiaga Uno Ajari Mahasiswa IPB University Berbisnis Ala Milenial

sandiaga-uno-ajari-mahasiswa-ipb-university-berbisnis-ala-milenial-news
Berita

Sekolah Vokasi IPB University menghadirkan sosok Sandiaga Uno dalam Acara National Busines Seminar yang digelar oleh Program Studi Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara  EYBI-C (Express Your Creative Business Idea – Competition), sebuah Kompetisi dan Expo Wirausaha Muda Kreatif Indonesia.

Dalam Seminar Bisnis yang digelar di SKI Bogor beberapa waktu lalu, Sandiaga Uno mengubah cara duduk mahasiswa dari kursi berjejer ke belakang menjadi duduk lesehan dengan  lebih mendekat. Menurutnya cara-cara tersebut merupakan cara yang lebih disukai milenial sehingga dialog lebih interaktif.
“Kalian anak milenial, geberasi z maunya deket atau jauh, lama atau cepat?” ucap Sandi.

Tawaran Bang Sandi untuk lebih mendekat direspon oleh peserta mahasiswa dengan langsung berlarian lebih mendekat ke  panggung sambil duduk lesehan.

Menurut Sandi model class room, row ke belakang, merupakan gaya tahun 1500-an.
“Jadi sistem classroom saat ini sudah harus mulai berganti.  Dengan lebih mendekat kita akan sama-sama lebih dekat dan saling interaktif,” ungkapnya.

Terkait wirausaha muda, Sandi menyampaikan saatnya milenial menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha. Menurutnya, pasar milenial memiliki  peluang yang sangat besar
“Saat ini yang  paling banyak mengerti milenial siapa, yang tahu selera milenial siapa? Milenial maunya cepat atau maunya instan?” demikian teriakan teriakan sandi kepada mahasiswa.

Ia menambahkan generasi milenial umumnya menginginkan produk yang bagus serta pelayanan yang bagus.

Sandi juga menghimbau agar para milenial dapat mengubah mindset supaya lebih mencintai produk dalam negeri.

Rektor IPB University, Prof Arif Satria dalam sambutannya mengatakan saatnya mahasiswa menjadi entrepreneur dengan jalur by design.

“Sebelumnya banyak juga entrepreneur jalur by accident. Menjadi job creation adalah suatu keniscayaan. Oleh karena itu, seorang  entrepreneur  harus mempunyai kemampuan dan skill kolaborasi dan adaptif sehingga bisa menghasilkan inovasi,” ucapnya.

Rektor IPB University mencontohkan, inovasi di era industri 4.0 ini, untuk membuat gula tidak harus dari tebu, melainkan dapat menggunakan limbah kelapa sawit.
“Nanti, baju yang kita pake ini bukan lagi dari kapas tapi bisa dari rumput laut. Tantangan inovasi itu adalah apa yang dihasilkan dari inovasi itu apa saja,” tambahnya.

Pada acara yang sama, hadir juga Tasya Kamila, artis dan pengusaha muda di bidang industri kreatif. Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan tentang cara membranding produk melalui media sosial.

Di hari yang sama, kegiatan ini dimeriahkan dengan pameran produk, pelatihan dan inkubasi bisnis.

Keyword: Sekolah Vokasi IPB, mahasiswa IPB, enterpreneur, milenial