LPPM IPB University Tempatkan Fasilitator SLAK di Kabupaten Tulang Bawang Barat
Fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University tiba di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung pada 12/11 lalu. Kedatangan fasilitator SLAK tersebut untuk melaksanakan program kegiatan SLAK sampai dengan tanggal 31 Desember 2019.
Tim LPPM IPB dan Fasilitator SLAK yang terdiri Danang Aria Nugraha, SE dan Herawati Rasid disambut oleh Kepala Dinas Perikanan, Syakib Arsalan di kantor Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Danang Aria Nugraha selaku perwakilan dari Tim LPPM IPB University menyampaikan ucapan terimakasih atas penyambutan yang telah dilakukan sekaligus melakukan serah terima fasilitator SLAK. Para fasilitator tersebut nantinya akan bersama-sama dengan masyarakat membantu dalam pengembangan sentra produksi pertanian bidang perikanan di Kabupaten Tulang Bawang.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulang Bawang Barat Syakib Arsalan sangat menyambut baik kehadiran tim LPPM IPB University dan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan SLAK di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
“Berdasarkan kaca mata ekonomi, sentra perikanan di Kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan dan menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap program SLAK ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya di sentra perikanan.
Syakib Arsalan selanjutnya mengajak Tim LPPM IPB dan Fasilitator SLAK untuk melakukan kunjungan ke Balai Benih Ikan (BBI) yang berlokasi di Desa Marga Kencana.
Komoditas perikanan yang saat ini sedang dikembangkan adalah budidaya ikan baung. Selain itu, jenis ikan yang sudah dibudidayakan di BBI Marga Kencana adalah ikan nila, lele, dan gurame.
”Saat ini salah satu kendala yang dihadapi berdasarkan faktor alam adalah musim kemarau. Pada saat kemarau produksi benih ikan lele berkurang disebabkan karena induk ikan lele sulit untuk memijah, ” ujarnya.
Sementara itu salah satu Fasilitator SLAK LPPM IPB Universiry, Herawati Rasid menjelaskan, IPB University telah membawa salah satu inovasi yaitu hormon Oodev. Hormon Oodev bagi ikan berfungsi untuk mempercepat pematangan kelenjar reproduksi (gonad) dalam pemijahan baik pada musim hujan maupun kemarau.
Harapannya, inovasi tersebut dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan produktivitas kegiatan perikanan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. (WD/Awl/RA)
Keyword: Dosen IPB, LPPM IPB, SLAK IPB, perikanan, Oodev
