Kalaborasi Dosen dan Mahasiswa FEM IPB Gagas Kenaikan Upah dan Motivasi Pekerja, Antarkan Raih Juara I Call of Paper Nasional

Kalaborasi Dosen dan Mahasiswa FEM IPB Gagas Kenaikan Upah dan Motivasi Pekerja, Antarkan Raih Juara I Call of Paper Nasional

kalaborasi-dosen-dan-mahasiswa-fem-ipb-gagas-kenaikan-upah-dan-motivasi-pekerja-antarkan-raih-juara-i-call-of-paper-nasional-news
Prestasi

Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil meraih Juara I dalam Call of Papers pada Seminar Nasional dan Kongres ISEI XX yang diadakan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia di Bandung awal bulan lalu. Tim kolaborasi terdiri dari Dr. Muhammad Findi, M.E. sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB bersama Muhammad Ali Nur Sidiq, S.E. sebagai alumni FEM IPB sekaligus mahasiswa program magister Ilmu Ekonomi IPB. 

Pada kegiatan yang mengusung tema ‘’Memperkuat Produktivitas Perekonomian Indonesia: Harmonisasi Sektor Formal dan Informal’’ ini, Dr. Findi dan tim mengangkat tema tentang pengaruh tingkat upah pekerja terhadap prestasi pada sektor formal di Jakarta.

“Dalam rangka meningkatkan pendapatan nasional, perlu dukungan sumber daya manusia yang unggul. Secara umum hipotesa yang diangkat adalah peningkatan upah akan menurunkan investasi, tetapi hal ini tidak berlaku di beberapa daerah yang memiliki skill labor seperti Jakarta. Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa tingkat upah dan investasi berhubungan positif, dimana faktor pendorong untuk meningkatkan produktivitas pekerja, yaitu peningkatan upah dapat meningkatkan investasi. Maka apabila industri yang menaikkan tingkat upah pekerja tidak akan merasa dibebankan, justru akan menguntungkan karena pekerja merasa termotivasi dan mendorong peningkatan output industri dan berdampak terhadap minat investor untuk menaikkan investasinya. Hasil ini cukup memuaskan bagi para pekerja, industri, dan investor,’’ jelas Dr. Findi.

Dampak dari peningkatan upah pekerja tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha dan investor tetapi juga berpengaruh terhadap pemerintah dalam menambah lapangan pekerjaan sehingga akan mengurangi pengangguran di Indonesia.

“Saran saya investor perlu diberikan kepastian oleh para pengusaha terkait perizinan dan penyediaan tenaga pekerja yang memiliki mutu berkualitas. Selain itu, regulasi terkait upah pekerja yang dilakukan oleh pemerintah tidak perlu ragu untuk meningkatkan standar upah yang semakin baik dan layak di seluruh wilayah di Indonesia untuk memotivasi para pekerja sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru dengan adanya kenaikan investasi di wilayah tersebut,” terang Dr. Findi.

Dr. Findi berharap tim kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi baru untuk memberikan kontribusi untuk kemajuan Indonesia.“Alhamdulillah kolaborasi ini membuat saya bangga karena tulisan kami mendapatkan apresiasi, semoga bisa menjadi inspirasi bagi kolaborasi mahasiswa dan dosen lain di IPB. Kami juga berharap dapat membawa nama harum IPB sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu memberikan kontribusi bagi pemikiran perekonomian nasional,” harap Dr. Findi. (UAM/Zul)