IPB Kembali Kobarkan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hurriyyah Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar shalat subuh berjamaah di masjid Al-Hurriyyah Kampus IPB Dramaga, Bogor, Selasa (6/2). Gerakan subuh berjamaah ini memiliki tema “Spirit Awal Perkuliahan”.
Gerakan Subuh Berjamaah ini dihadiri oleh Prof Dr KH Didin Hafidhuddin, Dr Ir Drajat Martianto, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB dan ratusan mahasiswa IPB.
“Shalat subuh berjamaah merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh umat muslim. ,” Besarnya kekuatan umat muslim dapat dilihat dari pelaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid. Tanpa berjamaah, umat akan tercerai berai seperti buih dan terombang ambing serta tidak akan terbentuk suatu kekuatan,ujar Dr. Drajat.
“Betapa besarnya kekuatan umat Islam jika melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid, banyak bukti kuat untuk semua itu” tuturnya
Pembina Sahabat Subuh, Prof Didin Hafiduddin juga menyampaikan pentingnya shalat subuh jamaah dalam tausyiahnya. Ia menjelaskan keutamaan bagi orang yang melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid. Menurutnya shalat subuh merupakan shalat yang mempunyai nilai tinggi dunia maupun akhirat.
“Orang yang melaksanakan shalat subuh berjamaah adalah salah satu ciri dari orang yang produktif, orang yang mempunyai etos kerja tinggi dan bukan orang pemalas. Gerakan shalat subuh berjamaah bukan semata-mata berjamaah saja, tapi gerakan yang akan mengangkat derajat kita, ” ujarnya.
Prof Didin juga menambahkan akhlak sebagai pembiasaan untuk membawa pada hal yang positif. Akhlak merupakan yang paling utama dalam pendidikan. Akhlak yang menjadi penentu bagi kehidupan setiap orang.
“Tinggi rendahnya suatu derajat itu tergantung akhlak dan perbuatan kita. Sumber akhlak umat muslim adalah agama. Dalam hadits Rasulullah SAW berkata, barang siapa ia menghendaki Allah dengan baik dan memahami agama dengan baik adalah tanda orang yang bertakwa,” ujarnya.(idim/zul)
