Cegah Diabetes pada kucing, Peneliti IPB Ciptakan Pakan dari Biji Mahoni

Cegah Diabetes pada kucing, Peneliti IPB Ciptakan Pakan dari Biji Mahoni

cegah-diabetes-pada-kucing-peneliti-ipb-ciptakan-pakan-dari-biji-mahoni-news
Berita

Kegemukan atau obesitas pada hewan merupakan penumpukan lemak yang sangat tinggi dalam tubuh, sehingga menyebabkan berat badan berada di luar batas ideal. Obesitas dapat memicu terjadinya penyakit diabetes.

Adi Winarto, peneliti dari Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme karbohidrat yang ditandai dengan hiperglikemia (gula darah relatif tinggi). Penyakit DM menyebabkan glukosa dalam tubuh akan dibuang melalui ginjal (kecing manis), dan semakin lama akan menyebabkan hewan menjadi lemah dan menimbulkan kematian karena kekurangan zat-zat makanan.

Untuk itu, ia bersama Tutik Wresdiyati (Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi FKH IPB); Deni Noviana (Departemen Klinik, Reproduksi, dan Patologi, FKH IPB); dan Dewi Apri Astuti (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan IPB) melakukan penelitian mengenai hal ini.

Adi mengatakan akhir-akhir ini kasus penyakit DM pada hewan anjing dan kucing semakin meningkat. Meningkatnya penyakit DM yang menyerang kucing dan anjing ini salah satunya disebabkan oleh gizi pakan yang tidak seimbang dan cenderung mengandung karbohidrat yang berlebihan. Oleh karena itu, dibutuhkan kandungan pakan yang baik agar dapat mencegah peningkatan penyakit DM tersebut.

“Salah satu bahan yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit DM pada kucing ini adalah biji mahoni, sehingga dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan memformulasikan ekstrak biji mahoni (Swietenia mahagoni) menjadi pakan kucing pencegah obesitas dan diabetes, melalui uji palatabilitas, dan uji klinis pada kucing,” ujarnya. 

Adi menjelaskan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa formula pakan berbasis ekstrak biji mahoni yang terbaik dengan palatabilitas paling tinggi adalah formula yang mengandung 0,25 persen ekstrak. Uji klinis formula pakan kucing terbaik menunjukkan bahwa kandungan ekstrak biji mahoni pada pakan tersebut dapat mengontrol berat badan, mengendalikan body mass index (BMI) atau indikator kadar relatif lemak dalam tubuh, mengontrol kadar glukosa darah, serta mengontrol profil lipid (kadar lemak dalam darah).

Hasil uji oral glucose tolerant test (OGTT) pada kucing menunjukkan bahwa kapsul berbasis ekstrak biji mahoni dapat memberikan efek hipoglikemik atau penurunan gula darah. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa formula pakan terbaik ini merupakan salah satu produk yang dapat digunakan sebagai pencegah obesitas dan diabetes pada kucing.(AT)