Semarak IPB Culinary Festival Meriahkan Dies Natalis IPB ke-54
Bertemakan “Bring the Bite, Down the Street”, Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menghadirkan sebuah rangkaian festival jajanan kuliner di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor (16-17/9). Bermula di tahun 2016, acara festival jajanan kuliner ini memiliki daya pikat tersendiri bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar kampus Dramaga IPB. Pasalnya, makanan dan minuman yang dihadirkan merupakan produk yang tidak biasa dijual di sekitaran Dramaga. Misalnya saja produk Shee-Lin dan Thie Tea, produk ini biasanya hanya terdapat di mall. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh panitia IPB Culinary Festival (ICF) menunjukkan besarnya minat mahasiswa terhadap jenis makanan ini.
Mengenai sistem penyelenggaraan, Hanifah yang merupakan salah satu panitia ICF mengatakan ada hal yang berbeda dari ICF tahun ini. “Kami membuat sebuah perpaduan antara berbagai penampilan seni dan budaya. Kami mendatangkan pula Bianglala, yaitu sebuah komedi putar yang biasanya hanya terdapat di pasar malam. Inilah yang menjadi daya pikat kami. Dengan begitu pengunjung berbondong-bondong mengunjungi stand jajanan yang kami jual,” ujarnya.
Penanggung jawab ICF, Hanifah, mengatakan, dari segi harga, jajanan yang dijual di stand ICF masih terjangkau oleh mahasiswa. Sebelumnya, panitia membuat sebuah kesepakatan dengan para pedagang; jika produk yang dijual belum ada brand atau merek, maka pedagang wajib mematok harga maksimal Rp 20 ribu per satuan produk; sedangkan produk yang sudah bermerek, pedagang boleh memasang harga lebih, asalkan tidak lebih dari Rp 30 ribu. Hanifah mengatakan, penghasilan yang diperoleh para pedagang cukup memuaskan. Dalam sehari, rata-rata mereka bisa memperoleh uang sekira Rp 2 juta.
Acara ini turut memeriahkan Agrisymphony sebagai bagian acara perayaan Dies Natalis IPB ke-54.(DFS/NM)
