Momen Harkitnas, BEM IPB Ikrar Jaga Bhinneka Tunggal Ika

Momen Harkitnas, BEM IPB Ikrar Jaga Bhinneka Tunggal Ika

momen-harkitnas-bem-ipb-ikrar-jaga-bhineka-tunggal-ika-news
Berita

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Konsolidasi Mahasiswa IPB. Acara yang digelar di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor, 20/5 ini dihadiri lebih dari 2.500 mahasiswa IPB dari berbagai fakultas.

Konsolidasi mahasiswa yang mengangkat tema  "Kesetiaan Mahasiswa IPB Menjaga Bhinneka Tunggal Ika" ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa IPB akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Momentum ini juga menjadi langkah nyata bagi mahasiswa IPB untuk membuktikan tugas pergerakannya dalam mengawal persatuan dan keutuhan NKRI.

Sejumlah aktivis mahasiswa ambil peran penting dalam acara ini diantaranya: Panji Laksono (Presiden BEM IPB 2017) dengan menyampaikan Orasi Ke-Indonesiaan, Fauzan Azhim (Menteri Agrikompleks BEM KM IPB 2016)  menyampaikan motivasi Kebangsaan dan  M. Ardi Sutrisbi (Menteri Kebijakan Nasional BEM KM IPB 2017) yang berkesempatan memimpin Konsolidasi Mahasiswa IPB.

Saat menyampaikan motivasi kebangsaan, Fauzan menyampaikan,  "Manusia hakikatnya harus memiliki peran dalam lingkungannya, dan peran mahasiswa dalam kehidupan berbangsa adalah memaknai kebangkitan bangsanya. Lalu siapkah kita menghadapi kebangkitan? Siapa yang akan memajukan bangsa ini kalau bukan kita para pemuda? Siapakah yang akan membela petani kalau bukan kita sebagai mahasiswa IPB? "

Konsolidasi aksi pada Hari Kebangkitan Nasional ini diurai Ardi, "Mahasiswa IPB kembali memaknai arti kebangkitan nasional dengan semangat persatuan dan pesaudaraan. Mahasiswa IPB perlu sadar bahwa tugas mahasiswa bukan hanya kuliah tetapi melakukan kontrol sosial, salah satunya adalah menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada petani, terlebih kita adalah mahasiswa yang  belajar di kampus pertanian."

Konsolidasi ini diakhiri dengan pembacaan  Ikrar Kesetiaan Mahasiswa IPB untuk menjaga Bhineka Tunggal Ika yang dipandu oleh Presiden BEM IPB, Panji Laksono. Berikut isi ikrar tersebut:
1. Kami mahasiswa Institut Pertanian Bogor berjanji untuk menjaga Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Kami Mahasiswa Institut Pertanian Bogor berjanji untuk tekun belajar agar dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan pertanian Indonesia.
3. Kami Mahasiswa Institut pertanian Bogor berjanji untuk menghargai perbedaan pandangan dan pemikiran, menghargai keragaman ras, suku, dan agama tanpa memandang status sosial.
4. Kami Mahasiswa Institut Pertanian Bogor berjanjiKami Mahasiswa Institut Pertanian Bogor berjanji untuk menjadi pelopor dalam kerjasama untuk menyelesaikan persoalan bangsa.
5. Kami Mahasiswa Institut Pertanian Bogor berjanji menjunjung tinggi solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Selain ikrar yang berisi lima komitmen tersebut, mahasiswa juga mengucapkan Sumpah Mahasiswa Indonesia:
(1) Kami Mahasiswa bersumpah bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan.
(2) Kami mahasiswa bersumpah berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan.
(3) Kami mahasiswa  bersumpah berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan.  

Rektor IPB Herry Suhardiyanto yang hadir  dalam konsolidasi tersebut mengatakan mahasiswa harus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. “Mahasiswa juga harus jadi bagian dari solusi permasalahan bangsa,” kata Rektor.

Acara ini dimeriahkan dengan  penayangan video  nasionalis, Parade Bendera Kebangsaan diiringi lagu Merah Putih oleh Komunitas Akar Bambu. Sejumlah pejabat IPB tampak hadir diantaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan,  para dekan, wakil dekan dan sejumlah pejabat lainnya. (dh/sm)