KSKP IPB Gelar Kuliah Umum Kehutanan Bersama University of Michigan
Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian (KSKP) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kuliah umum yang menghadirkan Prof. Arun Agrawal dari School of Environmental and Sustainability, University of Michigan (USA). Kuliah umum dengan tema “Strategi Pemberdayaan dan Pengelolaan Sumberdaya Hutan yang Tepat” ini digelar di Pusat Informasi Kehutanan (PIK) Tanoto Forestry Information Center Kampus IPB Darmaga Bogor, Rabu (1/3).
Direktur KSKP IPB, Dr. Dodik Ridho Nurrochmat mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk sharing dengan dosen dan mahasiswa IPB terutama dalam kebijakan pengelolaan sumberdaya dan lingkungan/bidang kehutanan. “IPB mengundang Prof. Arum Agrawal dikarenakan sudah terkenal luas di dunia internasional, khususnya di bidang kebijakan pengelolaan sumberdaya lingkungan, sosial termasuk kehutanan. Ke depannya diharapkan dapat terjalin kerjasama lebih baik dengan University of Michigan di bidang pendidikan, khususnya pengiriman mahasiswa dari IPB ke University of Michigan,” ujarnya.
Prof. Arun Agrawal dalam materinya menyampaikan mengenai pendekatan baru dalam penelitian-penelitian sumberdaya hutan. Materi kuliah umum dibagi menjadi tiga bagian, antara lain capaian dan arahan kebijakan hutan, pendekatan baru dari riset pengelolaan hutan serta hasil studi kasus pengelolaan hutan, contohnya di Nepal.
Menurutnya, pengelolaan hutan yang baik harus dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, pengelola hutan, stakeholders serta lingkungan sekitarnya. Pengelolaan sumber daya hutan bersama masyarakat dimaksudkan untuk memberikan arah pengelolaan sumberdaya hutan dengan memadukan aspek- aspek ekonomi, ekologi dan sosial secara proporsional guna mencapai kedaulatan hutan yang lestari.
“Adanya masyarakat yang tinggal di sekitar hutan yang mempunyai akses langsung maupun tidak langsung terhadap kawasan hutan serta memanfaatkan sumberdaya hutan adalah suatu realita yang tidak bisa diabaikan. Kondisi ini tentunya akan berdampak positif maupun negatif terhadap kelestarian hutan. Kegagalan pengelolaan hutan yang terjadi selama ini bukan disebabkan oleh faktor teknis semata namun lebih disebabkan oleh faktor sosial. Oleh karena itu, pengelolaan hutan yang baik tidak hanya memperhatikan aspek teknis pengelolaan hutan, namun juga harus memperhatikan aspek sosial dan lingkungan,” paparnya
Nampak hadir dalam kuliah umum ini diantaranya Dekan Fahutan IPB Dr. Rinekso Soekmadi, para Ketua Departemen di lingkungan Fahutan IPB, dosen dan mahasiswa. (Awl)
