IPB Tuan Rumah Kerjasama Dua Negara

IPB Tuan Rumah Kerjasama Dua Negara

Kick-Off
Berita
Dalam rangka meningkatkan fungsi sistem tropis penggunaan lahan dataran rendah serta hutan hujan dataran rendah, mitra konsorsium CCR990 di Indonesia dan University of Goettingen Jerman mengadakan “KICK OFF WORKSHOP” CRC 990/Ecological and Socioeconomic Function of Tropical Lowland Rainforest Transformation System (EFForTS) 2nd Phase (Sumatra, Indonesia)” di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, (25/5). Penelitian ini merupakan kerjasama dua negara antara mitra konsorsium di Indonesia (Institut Pertanian Bogor – IPB, Universitas Jambi dan Universitas Tadulako), LIPI, Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) dengan University of Goettingen Jerman dalam menyelenggarakan penelitian dasar dan perguruan tinggi.
 
Penelitian CRC 990/EFForTS 2nd Phase ini merupakan penelitian lanjutan dari tahap 1 yang telah dilakukan (2012-2015) dan bertujuan untuk membangun pengetahuan dalam fungsi-fungsi ekologi, sosial ekonomi dan keseimbangannya untuk melindungi dan menjaga fungsi-fungsi tersebut dalam waktu yang sama serta meneliti keanekaragaman hayati sawit dan hutan hujan dataran rendah. Output penelitian ini adalah untuk pengembangan ilmu pengetahuan dasar dan publikasi internasional.
 
Wakil Rektor bidang Riset dan Kerjasama IPB, Prof.Dr. Anas Miftah Fauzi menyampaikan dukungan terhadap workshop ini, karena selain sejalan dengan IPB yang konsen dengan pertanian juga dapat diperoleh hubungan antara pertanian dengan kehidupan manusia, cara pengembangan sumberdaya alam dan dampak yang ditimbulkan.
 
Prof. Stefan Scheu dari Universitas Goettingen mengucapkan terimakasih atas dukungan segala pihak dan mengapresiasi keterlibatan peneliti Indonesia dalam penelitian ini, ia pun berharap penelitian ini memberikan manfaat bagi kesejahteraan manusia. 
 
Dalam kesempatan ini hadir Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristekdikti Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, yang menjelaskan tentang kondisi penelitian di Indonesia saat ini jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang masih butuh peningkatan. Setelah mendapat penjelasan, peserta “KICK OFF WORKSHOP” CRC 990/ EFForTS 2nd Phase mengadakan diskusi panel yang dipimpin oleh Prof. Dr. Damayanti Buchori. Selanjutnya mengadakan pertemuan lanjutan di Jambi.(rf)