Penanaman Perdana dan Peluncuran Start Up Industri Benih Padi IPB 3S

Penanaman Perdana dan Peluncuran Start Up Industri Benih Padi IPB 3S

IMG_0471
Berita
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof.Dr. Mohamad Nasir melakukan penanaman perdana benih padi varietas IPB 3S di Desa Tegalrasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, Senin (25/4). Kegiatan ini diinisiasi oleh Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), yang didukung Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi RI, PT. BLST IPB, serta penangkar/produsen benih ASBENINDO. Penanaman ini sekaligus peluncuran program “Star Up Industri Benih Padi 3S untuk Pengembangan Sistem Produksi Padi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional”.
 
Rektor IPB, Prof.Dr. Herry Suhardiyanto mengatakan, program start up industri benih dikembangkan sebagai salah satu solusi atas kendala ketersediaan sumber benih dalam sistem produksi benih di Indonesia yang berpengaruh langsung terhadap ketersediaan benih bermutu untuk petani.
 
Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menyampaikan terima kasih kepada sivitas akademika IPB yang telah berhasil mengembangkan inovasi benih padi 3S. “Inovasi padi IPB 3S yang dihasilkan oleh IPB ini memberikan harapan baru untuk Pemerintah Kabupaten Bogor dan merupakan salah satu indikator untuk membuat benih yang bersertifikat di Kabupaten Bogor, sehingga  dapat memenuhi kebutuhan para petani dengan hasil panen yang lebih baik,” ujarnya.
 
Sementara itu, Menristekdikti RI menegaskan pentingnya alih teknologi sekarang ini adalah mengedukasi  kepada masyarakat. Menurutnya, tidak mudah teknologi diterapkan kepada masyarakat, diperlukan pendampingan, penyuluhan secara terarah dan terpadu. “Dengan padi 3S yang dihasikan oleh IPB ini, diharapkan semua petani dapat menerima dan menghasilkan padi 3S yang potensial ini, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani,” tuturnya.
 
Pemulia benih padi IPB 3S, Dr. Hajrial Aswidinnoor  menjelaskan, benih padi 3S atau benih putih ini diproduksi di bawah pengawasan intensif IPB untuk menjaga kemurnian verietas dan disertifikasi oleh Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih Kementerian Pertanian.
 
Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya adalah, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Dr. Jumain Appe, M.Si; Direktur Sistem Inovasi, Dr. Ophanirtus Sumule; Direktur Inovasi Industri, Ir. Santoso YudoWarsono, MT; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bogor, Ir. Siti Nurianty, MM; Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof.Dr. Yonny Koesmaryono; Ketua Majelis Wali Amanat IPB, Prof.Dr. M. A. Chozin; Kepala Incubie LPPM IPB, Prof.Dr.  Memen Surahman; Kepala Desa Tegalrasa, Camat Tanjungsari, Kelompok Tani Kecamatan Tanjungsari, dan mahasiswa Pascasarjana IPB. (Awl)