Puluhan Mahasiswa Australia Belajar Pengobatan Herbal di IPB

Puluhan Mahasiswa Australia Belajar Pengobatan Herbal di IPB

DSC_0021
Berita
Sebanyak 20 mahasiswa The University of Sydney Australia dan 10 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengikuti kegiatan kursus musim panas atau summer course terkait pengembangan ethnomedicine Indonesia atau jamu tradisional Indonesia. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dari Direktorat Kerjasama dan Program Internasional (KSPI) IPB, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB, Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB dan Pusat Studi Biofarmaka Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB. Kegiatan  ini berlangsung mulai tanggal 11 hingga 22 Januari 2016, di Kampus IPB Darmaga, Bogor.
Ketua Program Summer Course, Prof. Dr. Ervizal AM Zuhud mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan ethnomedicine Indonesia yang berperan di dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. “Terutama mempromosikan jamu atau pengobatan herbal dan tanaman obat ke berbagai negara,” terang Guru Besar Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fahutan IPB ini.
Program ini berlangsung di kelas, laboratorium dan lapangan. Dalam kesempatan ini para peserta mengunjungi Kebun Percobaan Cikabayan dan Kebun Koleksi Biofarmaka di Bogor, Kampung  Jamu Organik Martha Tilaar di Bekasi, PT Holistic Bio Medicine di Purwakarta, dan Kampung Naga di Garut.
Wakil Rektor bidang Riset dan Kerjasama IPB, Prof. Dr. Anas Miftah Fauzi menyampaikan, pengobatan menggunakan jamu sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak turun temurun untuk menjaga kesehatan tubuh. Untuk itu pengobatan dengan  jamu tradisional harus terus dijaga keasliannya.
Sementara itu, dosen pendamping dari University of Sydney Australia, Dr. Robbie Peter menyampaikan terimakasih kepada IPB atas pelaksanaan dan dukungan Summer Course ini.(Awl)