CIBEST LPPM IPB Gelar Bazar Syariah

CIBEST LPPM IPB Gelar Bazar Syariah

Bazar-Syariah
Berita
Center for Islamic Business and Economic Studies (CIBEST) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Ummah Market (UMMAR) menggelar Bazar Syariah & Soft Launching App Ummah Market (UMMAR)”, Minggu (1/11), di lapangan Kampus IPB Baranangsiang, Bogor. Acara dimulai dengan ceramah agama oleh Ustad Didin Hafidhuddin dengan tema “Hijrah Bisnis”, dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Bogor, Bima Arya. Dr. Irfan Syauqi Beik dari CIBEST LPPM IPB mengisi Talkshow “Ekonomi Syariah” dilanjutkan dengan tampilnya dua pendiri UMMAR yaitu Putra Fajar dan Lio Hudyawan.
 
Putra menceritakan asal muasal ide platform jaringan usaha muslim ini, yaitu melihat semakin banyaknya pengusaha yang berhijrah dan menjalankan bisnisnya secara islami, ditambah pengalaman pribadi dari 2012 menghadapi berbagai tantangan dalam berhijrah.
 
Menurut hasil survei yang dilaksanakan oleh Center for Middle Class Consumer Studies (CMCS), fenomena yang terjadi, tatkala penduduk Indonesia semakin naik pendapatannya, mereka justru semakin religius. Agama menjadi faktor penting dalam kehidupan sehari-hari mereka. Fenomena ini bisa terlihat dalam berbagai hal, umpamanya semakin banyaknya orang Indonesia mengenakan hijab, tingginya kebutuhan musholla di berbagai fasilitas umum seperti mal, kafe atau restoran, tingginya minat masyarakat terhadap sekolah berpendidikan keagamaan, tumbuhnya industri yang  sesuai dengan ketentuan syariah, sensitifnya isu halal dalam makanan atau pun kosmetik.
 
“Lalu terpikirkan untuk membangun sebuah sistem dimana usaha-usaha dalam berbagai industri tersebut bisa saling terkoneksi satu dengan lainnya,  agar terjadi saling jual beli, interaksi dan sinergi. Konsep ini dinamakan “Muslim Helping Muslim Business”. Sistem ini menjadi platform jaringan perdagangan syariah yang dinamakan Ummah Market atau UMMAR,” paparnya.
 
UMMAR merupakan Business Locator Application berbasis android pertama yang ada di dunia. UMMAR akan memfasilitasi para pedagang muslim untuk saling terhubung satu sama lain. Melalui GPS, pengusaha muslim yang ada di UMMAR dapat mengetahui keberadaan pengusaha muslim lainnya dalam radius 15 km (radius ini semakin mengecil seiring pertumbuhan usaha yang bergabung). Lalu melalui informasi tersebut pengusaha muslim akan saling ber-silaturahim dan mengenal lebih dalam sebelum terjadi transaksi jual beli antar sesama pengusaha muslim. Inilah yang menjadi keunikan dari UMMAR, bahwa nilai “Amanah” harus dibangun dalam setiap interaksi antar member UMMAR.***