Secangkir Cerita, Seruput Nostalgia dalam JAPAS Fateta

Secangkir Cerita, Seruput Nostalgia dalam JAPAS Fateta

DSC_6267
Berita

Puncak Dies Emas Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) diisi dengan Jalan Pagi Sehat (JAPAS), Sabtu (8/11), oleh sekitar 600 orang alumni Fateta angkatan 2 hingga angkatan 46 di Kebun Raya Bogor (KRB). Tepat pukul 07.00 WIB, para peserta berkaos merah tersebut dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB Prof Dr Anas Miftah Fauzi, Dekan Fateta Dr Sam Herodian, dan Ketua Himpunan Alumni (HA) Fateta Franky Sibarani.

Dekan Fateta Dr Sam Herodian yang ditemui di tengah acara mengatakan, "Kegiatan  JAPAS dengan tema Secangkir Cerita, Seruput Nostalgia ini menjadi ajang silaturrahim sekaligus networking yang sangat baik."

Ditambahkannya, JAPAS yang melibatkan para alumni ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya rute JAPAS adalah dari kampus ke kampus. Namun dengan kondisi jalanan Kota Bogor yang kerap macet, JAPAS kali ini memanfaatkan KRB yang letaknya berdekatan dengan Kampus IPB Baranangsiang, dimana sebagian alumni adalah mahasiswa yang pernah mengenyam kuliah di kampus tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Bambang Sumaryanto menyebut bahwa dalam kegiatan Dies Emas ini terkumpul dana dari alumni untuk fakultas adalah lebih dari Rp 420 juta. Dana tersebut akan dipergunakan untuk membiayai mahasiswa Fateta yang kesulitan keuangan selama kuliah. “Prinsip kami, tidak boleh ada mahasiswa Fateta yang gagal kuliah karena uang,” tandas Dekan.

Ada yang spesial dari JAPAS Fateta ini, yakni banyaknya stand aneka produk yang seluruhnya merupakan persembahan para alumni. Mulai dari makanan ringan, baso kuah, minuman, hingga jamu dan buku. (nm)