IPB Gelar Seminar Nasional Terkait LKM dan Buka Program Magister Joint Degree Financial Crime

IPB Gelar Seminar Nasional Terkait LKM dan Buka Program Magister Joint Degree Financial Crime

Berita
International Center For Applied Finance And Economics (InterCAFE), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB),  bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Seminar Nasional dengan tajuk “Pengembangan dan Pengawasan Lembaga Keuangan Mikro” (30/5). Dalam kegiatan ini juga digelar Launching Program Magister Joint Degree Financial Crime yang diselenggarakan antara Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, Departemen Ilmu Ekonomi IPB dengan AIX Marseille, Perancis.
 
Dalam seminar ini, Dr. Firdaus Djaelani, MA (Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Blok OJK) memberikan keynote speech. Acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec sebagai moderator. Beberapa narasumber yang dihadirkan diantaranya Prof. Dr. Giles Duteil (Aix Marseille University), Dr. Ir. Arif Budimanta, M.Sc (Anggora DPR RI Komisi XI), dan Dr. Ir. Nunung Nuryartono, M.Si (Direktur InterCAFE).
 
Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama, Prof. Dr. Ir. Anas Miftah Fauzi. M.Eng menyatakan, “Berbicara mengenai Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia merupakan hal yang menarik untuk disimak bersama, mengingat bahwa Indonesia merupakan the most diverse microfinance institutions in the world. Hal ini bisa kita lihat dari beragamnya institusi keuanganmikro di Indonesia mulai dari formal, semi formal hingga informal. Perkembangan jumlah LKM di Indonesia menurut catatan Bappenas sampai dengan tahun 2011 telah mencapai 94.000 unit yang tersebar di berbagai daerah diseluruh Indonesia”.
 
Sementara itu, Launching Program Magister Joint Degree Financial Crime secara simbolik dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Anas Miftah Fauzi. M.Eng dengan penayangan film. “IPB memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembangkan keilmuan yang sifatnya frontier. Berbagai perstiwa yang terjadi beberapa tahun terakhir ini menunjukkan bahwa persoalan kejahatankeuangan yang diantaranya mencakup korupsi, penyuapan, money laundering menyeruak cukup serius di Indonesia. Hal tersebut memberikan kejelasan bagi IPB yang harus menjadi institusipendidikan terdepan yang mengembangkan ilmu-ilmu yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara”, ujar Prof. Dr. Ir. Anas Miftah Fauzi. M.Eng.
 
Kejahatan keuangan merupakan salah satu tantangan dalam pembangunan berkelanjutan dan korupsi adalah bentuk kejahatan finansial yang menjadi isu penting di Indonesia. StudiInternationalTransparency menunjukkan bahwa tingkat korupsi Indonesia menempati peringkat 114 dari 177 negara. Upaya mengatasi kejahatan keuangan baik oleh individual dan perusahaan menjadi isu penting dalam perekonomian global.
 
IPB turut serta aktif dalam upaya mengatasi kejahatan keuangan dengan merintis kerjasama dengan Universitas Aix Marseilles Perancis dalam  kerja sama program "Joint Degree" program "Master of Economics" dengan kosentrasi “Financial Crime”. Kerjasama pendidikan non degree juga ditawarkan berupa short courses in financial crime. Program short coursesdimulai tahun 2014, sedangkan program master joint degree in financial crime ditawarkan pada tahun akademik 2015/2016. Dalam kegiatan ini juga dilakukan kuliah umum dengan tajuk “Money Laundering and Bribery” oleh Prof. Dr. Gilles Duteil dari AIX Marseille University. (RF)