IPB dan NIES Jalin Kerjasama Monitoring Wilayah Rendah Karbon

IPB dan NIES Jalin Kerjasama Monitoring Wilayah Rendah Karbon

DSC_2534
Berita
Institut Pertanian Bogor (IPB) dan National Institute for Environmental Studies (NIES), Tsukuba, Jepang mengadakan panandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kampus IPB Darmaga (16/6). MoU ini ditandatangani oleh Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Soehardiyanto, M.Sc bersama President of NIES, Prof. Akimasa Sumi. Kerjasama ini dijalin dalam rangka penelitian dalam penemuan model untuk monitoring wilayah rendah karbon dan membentuk eco campus dan eco society.
 
Rektor IPB menyatakan, “Kami sangat senang dapat memulai kerjasama yang sangat baik dengan NIES dalam mengembangkan dan melaksanakan kegiatan penelitian bersama di bidang perubahan iklim, dapat saling bertukar informasi secara ilmiah dan teknis, dan melaksanakan seminar bersama dan penelitian.” Dalam pertemuan ini juga ditandatangani Project Agreement untuk penelitian bersama tentang “Development of Innovative MRV System for Eco-Industrial Parks and Eco-Cities” oleh Prof. Dr.Ir. Rizaldi Boer, MS (Kepala Pusat Pengelolaan, Peluang dan Resiko Iklim Kawasan Asia Tenggara dan Pasifik/CCROM-SEAP) dan Prof. Tsuyoshi Fujita (NIES).
 
Penelitian bersama ini bertujuan menghasilkan penelitian yang berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan melalui kegiatan kolaborasi yang mencakup tema-tema penelitian, diantaranya penilaian yang terintegrasi dari strategi mitigasi dan model penelitian bagi masyarakat yang rendah karbon, desain eco-city perkotaan dan regional, pemodelan dan simulasi bagi masyarakat karbon rendah, serta pengawasan inovatif dan penelitian sistem evaluasi daerah.  Rektor berharap kerjasama ini bisa berjalan sangat baik dan menghasilkan banyak temuan yang  berguna bagi kedua institusi dan memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jepang. (RF)