FPIK IPB dan Kedubes Perancis Gelar Workshop Internasional Perikanan dan Kelautan

FPIK IPB dan Kedubes Perancis Gelar Workshop Internasional Perikanan dan Kelautan

Berita
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (FPIK-IPB) bekerjasama dengan Kedutaan  Besar (Kedubes) Perancis menggelar International Workshop on Marine Fisheries and Marine Science 2014, Senin (21/4). Workshop yang digelar di Ruang Sidang FPIK IPB ini dalam rangka menggali potensi perikanan dan kelautan Indonesia berkelanjutan.
 
Dalam workshop ini dibahas eksploitasi laut  dengan beragam aktivitas seperti perikanan tangkap, pelabuhan, transportasi, pengolahan ikan dan berbagai aktivitas turunan antar kedua negara.
 
Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB, Prof. Dr. Anas Miftah Fauzi menyampaikan, adanya kerjasama riset antara dua negara yaitu Indonesia dan Perancis diharapkan dapat memberikan kontribusi  di bidang kelautan dan perikanan Indonesia.
 
Prof.  Anas menambahkan begitu pentingnya  ilmu perikanan dan kelautan ini sehingga IPB memasukkannya dalam perumusan visi dan misi terbarunya. “Di sana dituliskan visi misi IPB tidak hanya tropical agriculture namun juga marine science,” kata Prof. Anas. Melalui workshop ini, lanjut Prof. Anas,  kita bisa mengeksplorasi  kemampuan masing-masing institusi dan mendapatkan hasil yang baik serta memberikan kontribusi bagi banyak pihak.
 
Dalam Plenary Presentation  Workshop dibahas kebijakan dan manajemen eksploitasi sumberdaya kelautan di Perancis dengan judul  The Policy of Exploitatiom and Management of Marine Resources in France yang disampaikan  Deputy Director of IUMI University of Rantes Perancis, P Guillotreau.
 
Kegiatan ini dihadiri berbagai lembaga diantaranya : Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Pemerintah  Daerah Jawa  Timur, Universitas Atmajaya, Universitas Diponegoro, Universitas Pattimura, Universitas Tanjungpura, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan utusan dari Institut Perancis Indonesia. (dh)