Ratusan Profesor Indonesia-Malaysia Berdiskusi di IPB

Ratusan Profesor Indonesia-Malaysia Berdiskusi di IPB

Berita
Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapat kehormatan sebagai tuan rumah untuk kegiatan perdana Ikatan Profesor Indonesia-Malaysia (IPIMA), Senin (18/11). Forum IPIMA 2013 yang diikuti ratusan profesor ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bidang Pendidikan, Prof.Dr. Musliar Kasim di IPB International Convention Center (IICC) Bogor.
 
Tema kegiatan yang diusung adalah "Pertanian dan Kedaulatan Pangan (Agriculture and Food Sovereignty) di Indonesia dan Malaysia". Menurut Prof.Dr. Rudy Purwanto, panitia yang juga Ketua Dewan Guru Besar IPB, tema ini menjadi penting karena kedua negara mengalami masalah yang sama, seperti alih fungsi lahan, urbanisasi masyarakat pedesaan, atau menurunnya minat kaum muda terhadap pertanian.
 
Rektor IPB, Prof.Dr. Herry Suhardiyanto dalam sambutannya mengharapkan forum ini bisa menelurkan kesepakatan dalam mengembangkan pertanian dan kedaulatan pangan kedua negara.
 
Di sesi presentasi, Wakil Rektor IPB Bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis, Prof.Dr. Hermanto Siregar menekankan pentingnya kerjasama antara Indonesia dan Malaysia dalam memperkuat ketahanan pangan masing-masing negara. Menurutnya, pencapaian kedaulatan pangan dinamikanya cukup banyak dipengaruhi oleh situasi internal masing-masing negara. Sedangkan ketahanan pangan sifatnya lebih umum sehingga lebih memungkinkan untuk mengulas kerjasama yang dapat dilakukan di atasnya.
 
Hal pertama ialah bahwa selain ASEAN, terang Prof. Hermanto, Indonesia dan Malaysia perlu mengembangkan kerjasama bilateral dalam bentuk Closer Economic Relations (CER). Di dalamnya termasuk aspek perdagangan komoditas dan produk pertanian/pangan. Kerjasama berikutnya adalah mengenai sains atau ilmu pengetahuan, yang bisa dipastikan akan bermanfaat besar bagi kedua negara.
 
Hal senada dikemukakan Naib Canselor Universiti Putra Malaysia, Prof. Datuk Dr. Mohd Fauzi Ramlan. Disebutkan, perlu adanya kerjasama antara Malaysia dan Indonesia dalam hal ketahanan pangan untuk kesejahteraan rakyat kedua negara. (nm)