Tahun 2050 Jumlah Peternak Turun 50%

Tahun 2050 Jumlah Peternak Turun 50%

Berita
”Mahasiswa IPB harus menpunyai ketangguhan dalam menghadapi kesulitan dan juga kesenangan. Mental tangguh  ini hanya bisa diberikan melalui pembelajaran dan keteladanan. Satu contoh apabila seorang dosen meminta anak didiknya menulis dengan bagus, maka dosen tersebut juga harus produktif dalam menulis, dan diberikan contoh kasuh-kasus yang banyak, yang membuat mahasiswa IPB dapat mengasah ketrampilannya dengan cepat, sehingga bisa memecahkan masalah dengan solusi-solusi yang tidak hanya satu.  
 
Dengan begitu ketangguhan mahasiwa sebagai anak didik bisa mengungguli yang lain, “ demikian dikatakan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI saat berlangsung Sarasehan bertajuk “50 Tahun Pendidikan Tinggi Peternakan Indonesia dalam Inovasi dan teknologi Menyongsong Masa Depan” yang digelar serangkaian dengan IPB Agrifuture Expo 2013 sebagai salah satu mata acara  Dies Natalis IPB ke-50, (5/9).  Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama IPB dengan Bank BRI.
 
Hal ini diamini oleh Dekan Fakultas Perternakan IPB, Dr.Ir. Luki Abdullah yang menyampaikan tentang sumberdaya manusia (SDM) peternakan yang diprediksi pada tahun 2050 jumlah peternak menurun hingga 50%. Untuk itu menurut Dr. Luki penting sekali melakukan proses pembinaan SDM peternakan yang berkualitas sehingga dapat menjawab berbagai tantangan pembangunan peternakan.  Wakil Rektor IPB Bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis, Prof. Dr. Ir Hermanto Siregar, M.Ec mengatakan, “Peternakan adalah sektor pilihan untuk ketahanan nutrisi dan ekonomi negara, juga peningkatan kesempatan kerja sehingga harus ada terobosan baru dalam menyusun strategi peningkatan kualitas pendidikan peternakan”. (wal)