Menhut : Indonesia Butuh Rimbawan-Rimbawan Handal

Menhut : Indonesia Butuh Rimbawan-Rimbawan Handal

Berita
Di usianya yang ke-50 tahun, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapat amanah dari Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan, SE, MM. IPB diharapkan mencetak rimbawan-rimbawan handal  yang bertanggung jawab dan cinta hutan. Pesan ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Kehutanan Indonesia Baru,  Rabu (25/9) di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Darmaga.
 
Peran rimbawan ini menurut Zulkifli untuk membantu mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan hidup serta aktif dalam negosiasi di tingkat global.
 
Tahun 2050 diperkirakan jumlah penduduk dunia mencapai 9 milyar. Dibutuhkan lahan dua kali dari luas planet bumi. Kebutuhan pangan meningkat 60-70 persen. “Sudah dapat dipastikan lahan-lahan di hutan akan berubah fungsinya, jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karenanya, IPB harus membuka peluang yang selebar-lebarnya kepada seluruh anak bangsa untuk menimba ilmu-ilmu kehutanan. Kami sangat membutuhkan rimbawan yang bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih cinta kepada lingkungan,” ujarnya.
 
Di era otonomi saat ini, kata Zulkifli, tidak mudah bagi pemerintah pusat untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal pengelolaan hutan. Kewenangan dalam pengelolaan hutan sudah tidak di tangan pusat lagi. “Dinas Kehutanan sekarang  di bawah koordinasi pemerintah daerah,” jelas Zulkifli. Lebih lanjut, Zulkifli mengatakan, sulit sekali mengajak kerjasama pemerintah daerah. “Untuk mengundang atau memberikan arahan saja harus melalui Kementerian Dalam Negeri apalagi memberikan teguran,” terangnya. Namun jika ada gajah mati di Aceh, kebakaran hutan di Riau, tetap yang disalahkan Kementerian Kehutanan, seolah-olah semua tanggung jawab berada di pusat, tambahnya.(zul)