Incubie IPB Fasilitasi Pembiayaan dan Temu Bisnis Bagi 45 UKM

Incubie IPB Fasilitasi Pembiayaan dan Temu Bisnis Bagi 45 UKM

Berita
Sebanyak 45 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang merupakan binaan (tenant) Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (Incubie) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait dengan fasilitasi pembiayaan dan temu bisnis, 2-5 September 2013, di Hotel Salak Jln Juanda Bogor. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Dr Prastowo ini, merupakan hasil kerjasama  Incubie dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI.
 
Dalam fasilitasi pembiayaan, hadir sejumlah narasumber dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Antam, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop dan UKM, BNI 46, BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bukopin, Bank Jabar Banten, dan BRI Syariah. Sementara temu bisnis yang merupakan fasilitasi akses pemasaran menghadirkan Yogya Dept Store, KIBI Mart, Indomart dan Bogor Trade Mall (BTM), serta Priangan Sari dan PT Aliyah Agro Nusantara sebagai pebisnis retail yang mengelola banyak outlet.
 
Kepala LPPM IPB Dr Prastowo dalam sambutannya mengatakan, bahwa IPB sangat peduli dalam menumbuhkembangkan wirausahawan baru, baik dari kalangan alumni maupun masyarakat luas. Termasuk memberikan fasilitasi terhadap akses ke sumber permodalan maupun akses pemasaran. “Harapan kami, para pengusaha yang diinkubasi melalui Inkubator Bisnis IPB ini dapat menjadi pengusaha yang mandiri , berkembang dan berdaya saing,” tandas Dr Prastowo.
 
Di tempat yang sama, Kepala Incubie IPB Prof Dr Memen Surahman menjelaskan bahwa hingga saat ini telah dilakukan sebanyak lima kali Bimtek dengan materi yang cukup beragam. Mulai dari aspek legalitas (perijinan usaha, PIRT, sistem kodebar/barcode dan sistem jaminan halal), kreativitas dan inovasi dalam pengembangan bisnis UMKM (grassroot innovation), teknik produksi/pengolahan, manajemen teknologi produksi/pengolahan, pameran produk, studi banding, serta fasilitasi pembiayaan dan temu bisnis yang tengah berlangsung saat itu.
 
“Dalam Bimtek ke-5 ini juga diisi dengan kegiatan outbond untuk membangun karakter kewirausahaan bagi pelaku UMKM seperti kerjasama  tim dan kepemimpinan. Sehingga nantinya bisa diaplikasikan oleh para tenant dalam mengelola usahanya,” papar Prof Memen yang didampingi Koordinator Tim Pendamping, Dr Rokhani Hasbullah.
 
Dr Rokhani menambahkan, selain Bimtek, Incubie juga melakukan pendampingan UMKM tenant secara intensif, yang penekanannya pada aspek pembukuan sederhana, penyusunan business plan dan disain kemasan produk UMKM. Hal ini dimaksudkan agar UMKM yang dibina, selain usahanya layak (feasible) juga menjadi bankable, sehingga mampu mengakses sumber permodalan untuk pengembangan usahanya. (nm)