Kuliah Umum tentang Ekspor Produk Pertanian

Kuliah Umum tentang Ekspor Produk Pertanian

Berita
Program Studi Teknologi Pascapanen, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema "Seputar Ekspor Produk Pertanian" (27/3). Kuliah umum ini mengundang narasumber Ir. Nursyamsu Mahyudin, M.Si (Direktur Utama CV. Nusagiri, Trainer Nasional di Pusat Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI), Kementrian Perdagangan, Republik Indonesia). Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang C, lantai 3, Wing Rektorat IPB.
              
Dalam seminar ini, Ir. Nursyamsu Mahyudin banyak memaparkan mengenai pasar ekspor Indonesia yang dinilai masih terfokus pada negara tujuan tradisional. Oleh karena itu, diperlukan perluasan negara tujuan ekspor. Ia menyatakan, "Indonesia sebenarnya memiliki beberapa produk ekspor potensial yang beberapa diantaranya merupakan produk pertanian, diantaranya, makanan olahan, ikan dan produk ikan, rempah-rempah, kulit dan produk kulit, minyak atsiri dan tanaman obat".
 
Ir. Nursyamsu Mahyudin juga memberikan pengetahuan mengenai beberapa peraturan di negara tujuan ekspor, regulasi, standar dan sertifikasi untuk produk pertanian. Menurut Ir. Nursyamsu Mahyudin, terdapat sepuluh langkah dalam memulai bisnis ekspor. Narasumber menyatakan, "Dalam memulai bisnis ekspor, calon pengekspor sebaiknya menetapkan produk andalan dan memilih dua atau tiga negara tujuan, menyiapkan katalog dan brosur, memiliki website atau blog, mendaftarkan website pada portal-portal bisnis internasional, mengoptimalkan Search Engine Optimation (SEO) website, menyiapkan beberapa format surat (kontrak, penawaran), menyiapkan sample produk, memanfaatkan lembaga atau instansi yang relevan, dan meluangkan waktu untuk bekerja di depan komputer minimal dua jam per hari". (RF)