Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Rakor di IPB
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3) Jawa Barat di Ruang Seminar LPPM, Lantai 3, Gedung Rektorat IPB (25/6). Acara ini merupakan agenda triwulanan rapat koordinasi untuk PSP3 Jawa Barat. PSP3 merupakan program dimana IPB diminta sebagai Pembina.
Dalam presentasinya, perwakilan PSP3 Jawa Barat memaparkan mengenai perkembangan kegiatan mereka selama berada di desa. Beberapa produk yang dihasilkan melalui program pemberdayaan masyarakat juga ditunjukkan pada kesempatan tersebut. Hal tersebut diperlukan agar dapat ditinjau sejauh apa perkembangan kegiatan PSP3 di masing-masing desa yang mereka bina.
Kepala LPPM IPB, Prof. Dr. Ir. Bambang Pramudya Noorachmat, M.Eng membuka rapat koordinasi ini. Dalam sambutannya, Prof. Bambang memaparkan “Apabila dibandingkan dengan saat kita bertemu pada bulan Oktober lalu, saya lihat wajah-wajah saudara masih penuh tanda Tanya siap tidak memasuki pedesaan di Jawa Barat, tetapi kalau saya lihat sekarang, wajah-wajah Anda sudah berubah, sudah banyak wajah cerah yang menunjukkan bahwa Anda cukup betah tinggal di desa.”
“Satu hal yang perlu kita jaga adalah komunikasi. Dengan begitu semua masalah yang ditemui di lapangan dengan mudah dapat kita selesaikan bersama-sama. Kalau ada masalah, mudah-mudahan teman-teman di IPB dapat menanggulangi dengan tepat sehingga hal-hal yang sifatnya menghambat dapat kita selesaikan bersama”, tambah Prof. Bambang.
Asisten Deputi Peloporan Pemuda, Dr. Abud Musaad dalam sambutanya menyatakan, “Saya berharap nantinya pembinaan eksistensi dari perguruan tinggi lebih ditingkatkan. Mekanisme-mekanisme yang sebenarnya tidak secara implisit diprogramkan, ternyata itu lebih efektif. (rf)
