Pelatihan dan Sosialisasi Penjaminan Mutu di IPB
IPB siap terapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal Berbasis Balances Score Card. Balanced Score Card merupakan suatu sistem perencanaan dan manajemen yang menghubungkan antara aktivitas institusi dengan visi, misi dan strategi organisasi, meningkatkan komunikasi internal dan eksternal, serta memonitor kinerja institusi apakah sesuai dengan tujuan strategis sehingga dapat memberikan umpan balik terhadap internal proses dan eksternal outcomes yang akan memberikan peningkatan kinerja dan hasil secara berkesinambungan, Demikian dikatakan Dr.Ir. Fredinan Yulanda pada acara Pelatihan dan Sosialisai Penjaminan Mutu di Auditorium Fakultas Perikanan IPB, (16/12).
Lebih lanjut Dr. Fredinan menyampaikan dengan sistem BSC dapat membantu menggunakan database lebih mudah, jelas, transparan, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu dapat mengelola dan menghubungkan sumberdaya yang ada (SDM, finance, teknologi dan fasilitas) untuk kepentingan strategi organisasi dimana biaya dan nilai akan menyebabkan tingkat variasi output yang dihasilkan. Dalam jangka panjang dapat mengoptimalkan nilai, dimana indikator kinerja kunci dapat mengarahkan strategi, meramalkan pencapaian outcome dengan tepat, optimalisasi sumberdaya dan memaksimalkan kreasi nilai. “Pencapaiannya akan selalu dimonitor secara berkelanjutan, prosesnya dilaksanakan secara mandiri didepartemen oleh gugus kendali mutu, “ tandasnya.
Ucapan terima kasih disampaikan oleh Rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto,kepada pimpinan Kantor Manajemen Mutu IPB atas konsisensinya yang telah mengukuhkan standar penjamin mutu IPB. Rektor menandaskan, standar penjaminan mutu menjadi penting karena agar dapat mengelola SDM secara otonomi tidak ada artinya kalo tidak dibarengi dengan adanya mutu.
Rektor berpesan, “Kita harus betul-betul sensitif terhadap perilaku di masa lalu. Semoga orientasi kita bukan hanya untuk pertanggungjawaban. Orientasi kita tidak hanya untuk siap diaudit saja, melainkan bagaimana budaya kerja kita yang harus berorientasi mutu (perspektif akuntabilitas, lulusan bermutu, sisem manajemen bermutu). Apabila mutu sudah baik, maka semua akan lebih mudah untuk melangkah ke arah yang menjadi tujuan IPB.” (dh)
