Sehat Tanaman dan Sehat Lingkungan
Mulai berdirinya pada tahun 1979 hingga sekarang, Departemen Proteksi Tanaman IPB berperan aktif menganalisa dan mendiagnosa penyakit tanaman serta melayani masyarakat dalam memecahkan masalah-masalah di bidang pertanian. Khususnya dalam menghadapi perubahan iklim yang sangat ekstrim, Peneliti IPB, Dr. Suryo Wiyono yang juga Direktur Klinik Tanaman IPB menyampaikan kiat-kiat menghadapi pengaruh datangnya musim hujan yang cenderung bercurah tinggi di Bogor, dalam acara Dialog Pagi Radio Republik Indonesia, Selasa (22/11).
Ada 3 jenis hama utama tanaman padi, yaitu ; Penggerek Batang, Wereng Coklat dan Kresek. Sedangkan pada sayuran, penyakit yang menyerang cenderung berjenis virus. Contohnya virus yang menyerang tanaman kacang panjang yaitu virus Daun Kuning (tanaman jadi menguning tapi tampak segar cenderung membusuk). Sementara pada buah-buahan, penyakit yang menyerang kebanyakan berjenis cendawan. Contohnya, penyakit pada pepaya yang menyebabkan tanaman membusuk.
Dr. Suryo juga menyampaikan bahwa tanaman juga mahluk hidup, sehingga membutuhkan perlakuan sebagaimana manusia. “Bila ketahanan atau imunnya kuat, maka tanaman pun menjadi kuat. Demikian pula apabila kesehatan lingkungannya dijaga atau dipelihara dengan baik, maka tanaman pun menjadi baik dan sehat,” jelas Dr. Suryo.
Dalam sesi diskusi dengan pendengar, umumnya masih membahas tanaman dan penanggulangan penyakitnya. Dari sekian pendengar yang bertanya melalui short message service (SMS) juga telepon diantaranya menanyakan mengenai penanganan penyakit pada tanaman talas yang mengakibatkan pembusukan. Dr. Suryo menjawab untuk mengatasi penyakit tersebut perlu pelancaran drainase, menanam talas secara selang seling (rotasi tanaman). “Jangan terus-terusan ditanam talas. Pupuk kandangnya jangan menggunakan yang baru, tetapi harus yang sudah matang atau sudah disimpan berhari-hari,” lanjut Dr. Suryo.
Menurut Dr. Suryo antisipasi hama penyakit janganlah selalu mengandalkan pupuk kimia yang tidak hanya dapat merugikan tanaman itu sendiri, tetapi juga dapat merusak lingkungan dan juga merugikan kesehatan manusia. Petani harus membiasakan menggunakan pupuk yang ramah lingkungan. Contohnya, penanganan tanaman padi yaitu dengan mencacah jerami yang sudah dipanen, lalu disebarkan kembali pada lahan tanaman sebagai imunitas.
Gunakanlah prinsip “SEHAT TANAMAN SEHAT LINGKUNGAN”. Saran Dr Suryo, prinsip itu merupakan pengendalian penyakit untuk menyehatkan tanaman, dan juga menyehatkan lingkungan yang selalu digalakkan oleh Klinik Tanaman IPB. (nda)
