Dari Suara Darmaga Untuk Warga

Dari Suara Darmaga Untuk Warga

Berita

Setelah sekian lama vakum, Fakultas Pertanian  IPB  kembali menggelar Diskusi Bulanan Faperta IPB (Suara Darmaga). “Diskusi yang rutin diselenggarakan Faperta IPB ini senantiasa membahas isu-isu strategis pertanian. Diskusi  yang mengangkat tema ‘Kebijakan dan Strategi Pengembangan Hortikultura di Indonesia’ ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi masyarakat,” kata Dekan Faperta IPB, Dr.Ernan Rustiadi, Senin (10/10).

Komoditas hortikultura merupakan komoditas yang sangat penting dan strategis karena merupakan komponen penting dari pola pangan  harapan, yang  harus tersedia setiap saat, dalam jumlah cukup, mutu layak, aman konsumsi, harga terjangkau dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. “Sepuluh komoditas hortikultura cabai, bawang merah, kentang, mangga, jeruk, durian, manggis, rimpang, tanaman hias merupakan unggulan nasional, dimana pengembangannya mendapat prioritas dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” ujar Dr.Ernan.

Peneliti dari Pusat Kajian Buah-buahan Tropika (PKBT) IPB, Dr. Sobir mengungkapkan penyediaan produk akan dapat memiliki daya saing bila menang dalam 3 faktor yaitu:  harga lebih rendah, mutu lebih baik dan pengiriman lebih terjamin. “Bila hal ini belum tercapai, maka kita belum bisa bersaing dengan produk pertanian negara tetangga yang membanjiri pasar Indonesia,” tandas Dr.Sobir.  Dalam kesempatan itu, Kepala University Farm IPB, Dr. Anas D.Susila  menyampaikan isu-isu pertanian sayuran nasional dan Prof.Roedhy Poerwanto membahas kebijakan dan peraturan perundangan bidang hortikultura. Hasil diskusi Suara Darmaga ini nanti akan rekapitulasi yang kemudian akan dijlid dalam bentuk buku. (ris)