Seminar Setengah Hari “Plant Science and Biotechnology”
Seminar setengah hari tentang ‘Plant Science and Biotechnology’ telah diselenggarakan pada hari Jum’at, 7 Januari 2011 di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Darmaga. Seminar ini dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknologi (PPSHB) IPB dan Nara Institute of Science and Technolog (NAIST) Jepang melalui JSPS-DGHE Joint Research Project dan didukung oleh Japan Science and Technology (JST) Project.
Seminar ini dihadiri oleh sekitar 200 orang yang berasal dari berbagai instansi diantaranya IPB, LIPI, Badan Litbang Pertanian dan tamu dari luar negeri yang berasal dari NAIST, Plant High-Technology Ltd (Jepang), University of Ryukyus (Jepang), RIKEN (Jepang), dan University of Kasersart (Thailand). Seminar dibuka dan dipimpin oleh Kepala PPSHB IPB, Dr. Suharsono. Dalam pembukaannya Dr. Suharsono menjelaskan perkembangan kerjasama IPB dengan NAIST yang dimulai dengan penandatanganan MoU antara IPB dan NAIST pada tahun 2007. Setahun kemudian (2008), MoU ini diisi dengan kerjasama penelitian dengan topik “Molecular breeding of high-yield energy plant and reforestation” yang mendapat dana kompetitif dari JST, Kementerian Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Teknologi (MEXT, Jepang). Untuk memperkuat penelitian ini, pada tahun 2009, kerjasama didukung oleh dana kompetitif melalui JSPS-DGHE Joint Research Project dengan topik “Molecular adaptation of Jatropha curcas to acid soil for reforestation of tropical wastelan
ds”. Dengan dukungan kedua proyek ini, beberapa peneliti dan mahasiswa program doktor IPB dan NAIST telah saling berkunjung dan mengadakan penelitian. Kedua kerjasama penelitian ini sangat bermanfaat khususnya bagi IPB dalam meningkatkan kualitas penelitian dan mempercepat masa studi mahasiswa program doktor. Selain penelitian, lanjut Dr. Suharsono, kerjasama IPB dan NAIST juga meliputi penyelenggaraan seminar bersama, pertukaran ilmuwan dan mahasiswa doktorat, dan pengiriman karyasiswa. Dari 2007 sampai dengan 2010, IPB telah mengirim empat (4) staf pengajarnya untuk meneruskan pendidikan doktornya di NAIST dengan beasiswa dari proyek “Global Center of Excellent (GCoE)” NAIST dan Iida Foundation. Selain staf pengajar, IPB juga sudah mengirim empat (4) mahasiswa program doktor ke NAIST untuk melakukan penelitian yang didanai oleh Program Sandwich, Ditjen Dikti, dan JSPS (Japan Society for Promotion of Science). Seminar yang didukung dari kerjasama ini diselenggarakan setiap tahun di IPB.
Setelah pembukaan, seminar dilanjutkan dengan penyajian pertama dengan topik “Molecular mechanism of xylem development” oleh Prof. T. Demura (NAIST). Hasil penelitian Prof. Demura sangat menarik untuk diterapkan dalam bioteknologi tanaman berkayu, baik untuk industri pulp and paper maupun untuk produksi biomasa untuk keperluan bioenergi. Dengan gen yang telah diisolasinya dan teknologi DNA rekombinan, maka laju pertumbuhan tanaman berkayu dapat dipercepat.
Seminar dilanjutkan dengan penyajian kedua dengan topik: “Chloroplast Ribosomal System for RuBisCO Synthesis” oleh Dr K. Nishimura (NAIST). Dengan melakukan rakayasa pada RuBisCO di dalam kloroplast, maka produksi protein untuk obat dapat diproduksi secara efisien di tanaman. Topik ketiga adalah “Evolution of RuBisCo in CO2/O2 reaction specificity” yang disajikan oleh Dr. T. Nakano (NAIST). Dan penyaji terakhir adalah Dr. J. Kikuchi (RIKEN) yang menyajikan topik tentang: “Multidimensional NMR metabolismics for plants”. Hasil penelitian metabolomics dan transcriptomics dari berbagai stadia perkembangan buah Jatropha dari mulai bunga mekar sampai dengan buah masak fisiologis sangat penting untuk meningkatkan produksi tanaman dan meningkatkan kandungan lemak dan merekayasa komposisi lemak dari biji Jatropha.
Seminar ini telah memberikan informasi terkini tentang perkembangan ilmu dan bioteknologi tumbuhan.
