Fadel Muhammad dan Rektor IPB Bicara Megaminapolitan
Konsep minapolitan sejak lama digagas dan lahir dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Konsep ini terus bergulir dan kini muncul “megaminapolitan”. Kata “mega” yang dilekatkan pada “minapolitan” merupakan satu kesadaran yang mendasar untuk mengubah sesuatu dari satu titik kecil minapolitan terus dikembangkan dan dijaga agar terus membesar. Hal ini diungkap Rektor IPB, Herry Suhardiyanto saat menjadi narasumber dalam Talkshow bertajuk “Megaminapolitan” yang digelar di arena Agrinex 2011 di Jakarta Convention Center (JCC), 4/3.
Herry menandaskan kita semua bisa berkontribusi untuk mewujudkan megaminapolitan ini. Dari sisi sumberdaya manusia (SDM) bisa dilakukan berbagai training pelatihan bagi aparat petugas, pelatihan kepada para pelaku usaha, serta berbagai riset dan pengembangan di bidang ini. Herry juga menyebut pentingnya infrastruktur, konektivitas, regulasi dan sisitem insentif. Perlu juga dilakukan percepatan untuk mencetak entrepreneur-entrepreneur di bidang perikanan.
Bahkan Herry begitu yakin bahwa bukan sesuatu yang sulit untuk mewujudkan megaminapolitan ini. “Misalkan ada seribu orang sarjana perikanan kumpul menjadi satu entitas bisnis baru dari hulu hingga hilir tidak ada rantai yang terputus. Leadership, regulasi, dan keterlibatan birokrasi (seperti pemda), dan lembaga keuangan (perbankan) menjadi penting, “ jelasnya. Herry pun melontarkan kritik bahwa yang diperlukan saat ini adalah lebih dari sekedar sinergi, melainkan konvergensi. Karena menurutnya, sinergi tak jarang menjadi ajang pertempuran antar instansi dan melupakan kepentingan masyarakat yang lebih besar. “Konvergensi nasional itu penting sekali untuk menyatukan berbagai kekuatan yang kita miliki. Konvergensi perlu strong leadership, sistem perundangan yang konsisten, serta iklim investasi yang kondusif, “ tandasnya.
Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad yang juga didaulat sebagai narasumber menandaskan, pengusaha nasional harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai produk luar negeri menghancurkan produk-produk dalam negeri. Maka dari itu kita harus membangun kewirausahaan yang tangguh, terutama dalam bidang perikanan dan kelautan. Menurut Fadel, minapolitan dan megapolitan menjadi lahan yang sangat penting bagi Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan. “Pemikiran megaminapolitan penting untuk mengembangkan wilayah timur Indonesia yang memiliki potensi perikanan luar biasa, “ tandasnya.
