Job Fair IPB 2010 Terbuka untuk Umum
Kepala Sub Direktorat Pengembangan Karir Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA) IPB, Iin Solihin, S.Pi, M.Si mengungkapkan dalam acara Dialog RRI (23/11) Job Fair IPB 2010 yang diselenggarakan tanggal 27-28 November 2010 terbuka untuk umum. Alumni perguruan tinggi lain selain IPB dapat mengikuti Job Fair IPB 2010 ini.
IPB menyelenggarakan Job Fair karena tingkat pengangguran nasional cukup tinggi. Tercatat sebanyak 8,7 persen dari angkatan kerja Indonesia menganggur. “ IPB memfasilitasi dipertemukannya perusahaan dengan para pencari kerja,” ujar Iin. Kegiatan ini diikuti sebanyak 26 perusahaan baik nasional maupun internasional dari berbagai bidang, khususnya pertanian. IPB telah menyelenggarakan job fair sebanyak delapan kali. Setiap tahun animo masyarakat semakin meningkat, termasuk jumlah perusahaan yang melakukan rekrutmen.
Umumnya persyaratan penerimaan calon perusahaan dilihat dari IPK dan softskill-nya. ‘Oleh karena itu DPKHA menekankan mahasiswa untuk meraih IPK setinggi-tingginya dan kami dorong mahasiswa untuk aktif di kemahasiswaan,” tandas Iin. Tak jarang perusahaan tidak melihat nilai IPK, namun lebih melihat kemampuan softskill-nya. Hal ini karena karyawan tersebut dianggap mampu memberikan benefit perusahaan, mempunyai kemampuan adaptasi pengendalian kreatifitas, dan komunikasi dengan pihak lain. Sementara teman-teman mahasiswa yang mengandalkan IPK semata-mata namun kemampuan softskill-nya rendah mungkin tidak banyak dilirik perusahaan.
Berdasarkan tracer study yang dilakukan IPB lebih dari 60 persen alumni IPB masih terjun ke dunia pertanian, namun jika ada alumni yang terjun di luar bidang pertanian itu karena prestasi mereka. Lanjut Iin, secara kelembagaan kami sangat konsen dalam bidang pertanian. Setiap sebelum wisuda IPB menyelenggara studium generale untuk para lulusan dengan menghadirkan para alumni sukses dan puncak pimpinan untuk memotivasi lulusan akademik. IPB juga menyelenggarakan program go field untuk mengasah pengalaman kerja di berbagai bidang pertanian. Kendala yang sering dihadapi orang yang memasuki dunia kerja ialah ketidakmampuannya dalam melihat potensi dirinya.(ris)
