IPB Gelar orasi Ilmiah 3 Guru Besar

IPB Gelar orasi Ilmiah 3 Guru Besar

Berita

Dalam memperingati Dies Natalisnya ke 47, Institut Pertanian Bogor menggelar Orasi Ilmiah Sembilan Guru Besarnya. Orasi Ilmiah terbagi dalam tiga kali gelaran di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Darmaga yakni pada 18 dan 25 September serta pada 2 Oktober 2010. Dalam setiap harinya akan dilakukan orasi 3 Guru Besar Tetap IPB.

“Orasi ilmiah sembilan guru besar ini digelar dalam rangka Dies Natalis IPB ke 47 yang jatuh setiap tanggal 1 September. Orasi di gelar selama tiga hari dan setiap harinya sebanyak tiga guru besar yang berorasi. Ini merupakan SOP baru dalam penyelenggaraan Orasi Ilmiah dan seluruh biaya orasi ditanggung oleh IPB ,” ujar Prof.Dr.Ir. Ary Purbayanto kepada wartawan mewakili Direktur Akademik dan Pendidikan selaku Ketua Panitia Orasi Ilmiah IPB.

Sebenarnya, kata Prof. Ary, IPB sudah mengakui gelar professor seseorang sejak orang itu sudah mendapatkan SK Profesor yang ditandatangani Presiden RI melalui Kemendiknas. Oleh karenanya, Orasi ilmiah yang biasanya dimaksudkan untuk mengukuhkan gelar professor ini digelar untuk memperingati Dies Natalis IPB ke 47. Menurut, salah satu Guru Besar IPB dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang berorasi pada 18 September ini, SOP baru ini ditujukan agar semakin banyak profesor IPB yang sudah mendapatkan SK dari Kemendiknas untuk mengukuhkan gelarnya.

“Dengan SOP baru ini, semakin banyak dan semakin cepat seorang professor dapat mengukuhkan gelarnya. Karena seluruh biaya ditanggung oleh IPB,” terangnya.

Tiga guru besar yang akan tampil pada Sabtu besok adalah Prof Ari dengan orasi ilmiahnya berjudul "Mewujudkan Teknologi Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan untuk Keberlanjutan Perikanan Indonesia", Prof Erliza dengan orasi ilmiahnya berjudul "Peran Teknologi Proses Argoindustri dalam Pengembangan Industri Hilir Kelapa Sawit", dan Prof Sumarjo dengan orasi ilmiahnya berjudul "Penyuluhan Menuju Pengembangan Kapital Manusia dan Kapital Sosial dalam Mewujudkan Kesehatan Rakyat".

Adapun enam profesor lainnya yang akan menyampaikan orasi ilmiahnya adalah Prof Aida Fitalaya, Prof Bambang Djuanda, dan Prof Muladno pada 25 September, serta Prof Budi Mulyatno, Prof Hendriatno, Prof Arif Budiono pada 2 Oktober.

Saat ini IPB masih memiliki guru besar tetap yang mengantre untuk berkesempatan membacakan orasi ilmiahnya. Namun, IPB hanya mengoordinasi acara tersebut pada bulan dies natalisnya, yang tahun ini memberikan kesempatan kepada sembilan guru besar untuk menyampaikan orasi ilmiah mereka.(zul)