Pakar Budidaya Perairan IPB di Dialog RRI
Dilihat dari keadaan alamnya wilayah Bogor, Bogor memiliki potensi dalam mengembangkan semua species ikan air tawar. Yang paling diminati petani, juga mudah membudidayakannya adalah ikan lele. Demikian Dr.Ir. Odang Carman, pakar budidaya Perairan IPB dalam Dialog Sore RRI Bogor. (29/12)
Menurut Dr.Ir. Odang Carman, untuk bisnis budidaya ikan, petani harus dapat melihat peluang pasar terlebih dahulu. Informasi yang terakhir diketahui oleh Dr. Odang terkait pasar kebutuhan ikan lele untuk wilayah Jabodetabek sekitar 70 ton/hari dan khusus wilayah Bogor sekitar 40 ton/ hari. Hal ini merupakan peluang pasar yang sangat baik untuk membudidayakan ikan lele.
.
Selain itu, Ikan lele mempunyai kelebihan. Secara biologis lele memiliki alat napas tambahan sehingga walaupun kurang oksigen dia mampu bertahan hidup walaupun berada di ruang-ruang sempit. Sehingga dalam satu hektar bisa menghasilkan 300 ton ikan dan untuk luasan tanah sekitar 200 m, bisa panen sekitar 2 – 3 ton.
Lebih lanjut ia menyampaikan komponen utama dalam pembudidayaan ikan lele adalah medianya, misalnya airnya harus bagus, memenuhi kebutuhan derajat keasaman (ph), ada oksigen, selanjutnya adalah pakan harus cukup dan bagus. Apabila lele masih kecil pakan harus banyak. Dan selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah bibitnya harus bibit unggul.
Selain itu pembudidaya harus mengetahui ilmunya, minimal ilmu dasar misalnya bagaimana memberi pakan yang baik.
Yang sering dikeluhkan petani adalah harga pakan. Hal ini bisa disiasati dengan memberi pakan dengan limbah restoran. Tetapi untuk memberi pakan yang optimal adalah yang terbaik dengan pakan khusus, tandas staf pengajar yang juga ketua Departemen Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan(FPIK) IPB ini. (Dh)
