Kemajuan Teknologi Dapat Melalaikan Orang Tua Terhadap Anak

Kemajuan Teknologi Dapat Melalaikan Orang Tua Terhadap Anak

Berita

Seminar Pendidikan Agrianita IPB

Kemajuan teknologi tidak saja berdampak positif dan menjadikan suatu bangsa unggul diantara bangsa yang lainnya, namun juga dapat berdampak negatif. Jika tidak kita waspadai, akan melalaikan orang tua sehingga mengorbankan anak cucu kita. Berbagai kemajuan teknologi diantarnya yang berupa media elektronik atau cetak ini ternyata dapat dengan mudah diakses oleh anak-anak di bawah umur dan banyak yang mengandung unsur pornografi.

Beberapa media cetak atau elektronik yang kerap kali mengandung pornografi itu adalah: telepon genggam (handphone/HP), internet, game, TV, VCD, Komik, Majalah dan sebagainya.

Begitu dikatakan psikolog ternama dari Universitas Indonesia (UI), Elly Risman, Psi., dalam seminar pendidikan yang digelar Agrianita IPB dalam rangka peringatan Hari Ibu 2009, bertajuk "Menyiapkan Anak Tangguh di Era Digital", (8/12) bertempat di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Dalam seminar itu Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati ini, memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak pada tahun 2007 terhadap 4000 anak remaja di 12 kota besar. Hasilnya cukup mengagetkan dan memprihatinkan, dimana 97% anak remaja pernah nonton film porno, 93,7% pernah ciuman, petting, oral sex, 62,7% remaja SMP & SMU tidak perawan dan 21,2% mereka pernah aborsi.

Sementara itu, Yayasan Kita dan Buah Hati, sebagaimana dipaparkannya, juga melakukan penelitian perilaku seksual terhadap 2148 remaja yang masih duduk di kelas 4,5,6 SD. Hasilnya, para anak yang baru beranjak dewasa itu pernah melihat gambar porno dengan media komik, games dan situs internet. Alasan mereka melihat gambar tak senonoh itu sebagian besar karena alasan iseng dan tidak punya kerjaan/tanggungjawab. Lokasi melihat gambar tersebut sebagian besar mengatakan di kamar pribadi, ruang tamu atau warnet. Lalu apa rekasinya setelah mereka melihatnya, ternyata dengan lugas menjawab biasa saja, namun, sebagian lain yang lebih kecil presentasinya menjawab jijik.

"Apakah data semua itu terjadi juga pada anak kita? Mudah-mudahan tidak terjadi. Kita sebagai orang tua jangan sampai melalaikan anak-anak kita dengan adanya fasilitas-fasilitas yang mendukung untuk mengakses gambar tak senonoh itu. Seperti HP, laptop, internet dan sebagainya," ujar Elly.

Menurutnya, biasanya para orang tua lalai karena tidak mempunyai waktu yang cukup dengan anak, gaya hidup padat lahir bathin, kurang mengajarkan agama dan mengontrol penerapannya, tidak tanggap teknologi/ gagap teknologi serta tidak adanya komunikasi yang baik dan benar dengan anak remaja.

Selain pornografi, ternyata dampak negatif games juga sangat besar terhadap perkembangan anak-anak di bawah umur itu. Karena dapat mengakibatkan radang jari tangan, nyeri tulang belakang, merusak retina yang mengakibatkan degenerasi macula, dan Nintendo epilepsy.

Acara yang dihadiri oleh Istri Menteri Pertanian RI, Ny. Mieke Suswono ini, dibuka dan disambut oleh Pembina dan Ketua Agrianita IPB, Prof. Dr.Herry Suhardiyanto, M.Sc., Ny.Enny Suhardiyanto. Di akhir acara para anggota Agrianita IPB juga melakukan aksi koin untuk Prita. Kegiatan ini dihadiri oleh para pendidik, orang tua dan anggota agrianita.(man)