Rektor IPB: “Fungsi Khas RSH IPB harus Jadi Ikon Membanggakan”
Open House RSH IPB (29/9-10/10)
Fungsi khas yang dimiliki oleh Rumah Sakit Hewan (RSH) IPB diharapkan dapat menjadi ikon membanggakan dalam melakukan fungsinya yaitu sebagai rumah sakit rujukan, dan rumah sakit yang menjadi sarana penting dalam melaksanakan kegiatan pendidikan profesi dokter hewan dan bahkan pendidikan spesialis dokter hewan.
Begitu dipaparkan oleh Rektor IPB, Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., dalam membuka sekaligus menyambut kegiatan "Pembukaan Open House RSH IPB 2009, dalam rangka Dies Natalis IPB ke 46". Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, didampingi Direktur RSH IPB, Prof. Dondin Sajuthi, Selasa (29/9) di RSH, Kampus IPB Dramaga, Bogor.
RSH IPB menggelar Open House kedua yang di dalamnya diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya adalah memberikan vaksin rabies gratis kepada masyarakat dan pelanggan. Selain pemberian vaksin, juga menggelar operasi sterilisasi pada anjing dan kucing dengan biaya murah. Open house ini digelar mulai dari tanggal 29 September hingga 10 Oktober 2009 mendatang.
"Peranan dokter hewan sangat penting, salah satunya mencegah penyebaran penyakit dari hewan kepada manusia. Maka dari itu, dokter hewan harus bangga terhadap profesinya," ujar Rektor di hadapan peserta open house.
Sementara itu, Direktur RSH IPB, Prof. Dondin Sajuthi, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan open house tahun ini cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya dan dilakukan dalam rangka mempromosikan RSH kepada masyarakat luas.
"Saya berharap dengan diadakannya open house ini masyarakat lebih mengenal RSH IPB, dan membantu mencegah penyebaran rabies dengan vaksinasi gratis ini," ujarnya.
Ia mengatakan, RSH IPB memiliki misi utama menunjang pendidikan profesi dokter hewan dan menyiapkan pendidikan dokter hewan spesialis bersamaan dengan pemberian pelayanan kesehatan kepada hewan selaku pasien dan masyarakat pemilik hewan.
"Fasilitas penunjang medik di RSH IPB cukup lengkap dan canggih, karena itu banyak yang mempergunakan fasilitas ini. Selain mahasiswa PPDH dan S1 juga mahasiswa S2 yang berasal dari luar IPB, diantaranya mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Unpad dan UI. Mereka melakukan penelitian di sini," ujarnya.
Ia memaparkan, sejak berdiri pada tahun 2000 lalu RSH IPB telah memiliki 36 karyawan. Berbagai kegiatan telah dilakukan di dalamnya, diantaranya adalah, pendidikan berkelanjutan dan tempat membantu praktikum mahasiswa S1 dalam belajar menangani hewan, baik hewan kecil maupun hewan besar.
Berdasarkan data yang disampaikan, pada tahun 2008 lalu RSH IPB telah menangani pasien poli berjumlah 2038 ekor, 256 yang dirawat inap, 54 ekor dioperasi, dan 1463 ekor diradiologi.
Fasilitas canggih yang mendukung RSH IPB diantaranya adalah Ruang Diagnostik Penunjang, Fluroskopi, Radiologi, Ruang Operasi hewan besar dan kecil, Rongent, Ruang Rawat Inap, Kandang Ruminansia, dan otopsi. Selain itu juga terdapat fasilitas menginap bagi mahasiswa yang sedang melakukan penelitian dan mahasiswa koordinator asisten (Koas) .
Dalam open house ini puluhan siswa yang berada di sekitar Kampus IPB Dramaga, SMU Kornita YD IPB, dan SMUN1 Ciampea mengawali kunjunganya ke beberapa fasilitas di RSH IPB. (man)
