Rabuan Bersama Tengah Tahun 2009

Rabuan Bersama Tengah Tahun 2009

Berita

Rabu pagi cerah. Tampak sivitas akademika Institut Pertanian Bogor (IPB) berduyun menuju Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) dalam rangka mengikuti Rabuan Tengah Tahun 2009 Warga IPB. Baik staf pengajar, perwakilan tenaga kependidikan dan perwakilan mahasiswa antusias mendengar capaian IPB selama enam bulan terakhir yang dibacakan Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto.

Acara ini diawali pembacaan doa oleh Drs. E.Syamsudin. Pada acara inti, Rektor menyampaikan pidatonya. Rektor menyampaikan IPB mampu melakukan proses transformasi menjadi PT. BHMN dan sekarang menuju PT. BHP. ?Kita mampu menjadi perguruan tinggi yang otonom baik dalam menyelenggarakan program akademik dan mengelola sumberdaya institut yang kita miliki dengan sebaik-baiknya.? Rektor memaparkan capaian selama tengah tahun pada masing-masing bidang khususnya bidang akademik dan kemasiswaan, sumberdaya dan pengembangan, riset dan kerjasama, serta bisnis dan komunikasi.

Pada bidang akademik dan kemahasiswaan, IPB telah dilakukan peningkatan pelayanan administrasi pendidikan diantaranya penyempurnaan jadwal kuliah dan praktikum, penyelenggaraan wisuda, penyerahan ijazah, pengumpulan nilai tepat waktu, peningkatan peningkatan jumlah mahasiswa asing, pengembangan program pendidikan pascasarjana double degree.

?Saat ini Kantor Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan telah mengkoordinasikan pengajuan proposal hibah kompetitif IMHERE dengan tema ?Agriculture Adaptation in Response to Global Climate Change toward Food Security and Sovereignty?, kajian serta evaluasi program studi penyelenggaraan khusus atau dikenal juga sebagai program ekstensi, evaluasi pelaksanaan Kurikulum Mayor Minor (S1) dengan diagnostic analysis dan metoda survey, kajian terhadap berbagai program studi baru, partisipasi dalam berbagai pameran nasional dan internasional, serta perancangan dan pembuatan berbagai promotion kits.?

Dalam rangka pengembangan kewirausahaan mahasiswa, beberapa program telah dilaksanakan antara lain program pelatihan dan pemberian bantuan modal berusaha bagi para mahasiswa, program IPB Go Field untuk meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa serta penerimaan mahasiswa dari jalur Ujian Talenta Mandiri (UTM) berbasis Kepemimpinan dan Kewirausahaan. Melalui jalur UTM ini diharapkan IPB memperoleh input calon mahasiswa yang memiliki potensi, minat dan talenta dalam berwirausaha.
Tahun ini IPB menerima mahasiswa baru program S1 dengan rincian dari jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) sebanyak 2093 orang, jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 700 orang, jalur Prestasi Internasional Nasional (PIN) 3 orang, jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD) 133 orang, jalur UTM 311 orang dan jalur seleksi bagi mahasiswa Malaysia sebanyak 51 orang. Jumlah keseluruhan mahasiswa baru pada tahun akademik 2009/2010 adalah 3291. Sedangkan penerimaan S0 dan S2/S3 terjadi kenaikan pendaftaran calon mahasiswa.

Pada bidang sumberdaya dan pengembangan, IPB sedang melakukan perbaikan sistem perencanaan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) IPB Tahun 2010 dengan pendekatan bottom up, pengembangan pendapatan non reguler, perencanaan penambahan pembangunan berbagai fasilitas, dan penyempurnaan sistem monitoring dan evaluasi.

?Kita juga telah melakukan pengembangan payroll system. Mulai awal September 2009 pembayaran gaji akan dilakukan melalui bank dengan penerapan one pay check system dalam rangka menjamin keamanan dan mengurangi risiko pengelolaan,? jelas Rektor. IPB telah membayar tunjangan kehormatan guru besar. IPB berencana memberikan insentif kesejahteraan berbasis kinerja yang akan dibayarkan pada awal bulan September 2009 dan besarnya adalah Rp 5 Milyar. Insentif ini akan dibagikan berdasarkan hasil penilaian kinerja pegawai dan Tunjangan Hari Raya sebesar Rp 1.75 Miliar,- akan diberikan kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan di IPB.

Pada kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan posisi kas IPB per 30 Juni 2009 sebesar Rp 87,4 milyar dengan rincian dana unrestricted sebesar Rp 57,7 milyar untuk pembiayaan pendidikan dan dana restricted sebesar Rp 17,9 milyar untuk kegiatan non- pendidikan.

Pada bidang riset dan kerjasama, IPB menghasilkan naskah paradigma baru pembangunan bagi bangsa Indonesia yang mendasarkan pada prinsip-prinsip berkedaulatan, berkeadilan, dan berkelanjutan dalam semangat konvergensi nasional. Pokok-pokok pemikiran tersebut telah disampaikan kepada masyarakat luas. IPB telah menyusun agenda riset strategis bidang pangan dan energi pada tahun 2009, melakukan pembenahan pelayanan HKI, upaya komersialisasi karya sivitas.

Dalam upaya mengintensifkan kerjasama dan program internasional IPB membentuk Satgas Program Internasional. Satgas Program Internasional telah merumuskan dan mensosialisasikan Prosedur Operasi Baku untuk fasilitasi, pengelolaan dan monev serta pengembangan program pendidikan internasional.

Sementara itu, LPPM IPB pada tahun 2009 mengkoordinir kegiatan PPM sebanyak 480 judul dengan biaya sebesar Rp 61 Miliar dari berbagai sumber dana yaitu DIPA IPB, KNRT, Dikti Depdiknas, Deptan, Swasta dan Pemerintah. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pada tahun 2008 dimana LPPM mengkoordinir sebanyak 334 judul dengan biaya sebesar Rp 49 miliar. ? Saya juga ingin menyampaikan apresiasi atas kinerja LPPM IPB dimana pada tahun ini telah melakukan kegiatan Jum?at Keliling (Jumling) ke 14 Desa lingkar kampus dalam rangka pengabdian kepada masyarakat,?.

Pada bidang bisnis dan komunikasi telah dilakukan pemanfaatan aset lahan, pembinaan unit bisnis sesuai dengan kelompoknya, pengaturan dan pengendalian, pemanfaatan jejaring kemitraan, dan komersialisasi aset teknologi dan kepakaran. ? Perbaikan kinerja ini membuahkan hasil. PT BLST menunjukkan Laba bersih tahun 2008 : Rp 405 juta dan kontribusi ke IPB Rp 3,7 milyar. PT Prima Kelola pada tahun 2008 telah menghasilkan laba bersih lebih dari Rp 1 miliar dan pada semester I 2009 telah memiliki omzet Rp 7,9 miliar. Kinerja IPB International Convention Center untuk semester pertama tahun 2009 menunjukkan omzet lebih dari Rp 4,8 miliar dengan kontribusi laba bersih sementara lebih dari Rp 1 miliar.?
Selain itu, IPB berhasil menyelesaikan proses take over pool bus Baranangsiang kepada IPB dan pengembangan Serambi IPB di Botani Square sebagai gerai Satuan Usaha Akademik IPB dan Kafe. Selain empat bidang tersebut Rektor juga menyampaikan perbaikan di berbagai kantor, direktorat, Sekretaris Eksekutif, peraihan peningkatan mutu akademik dan organisasi, dan posisi rangking IPB.

Di akhir pidatonya, Rektor menghimbau sivitas akademika mengembangkan budaya berkomunikasi baik, mengkonfirmasi informasi, dan menjauhi prasangka buruk. ?Kalau ada sesuatu hal yang ingin disampaikan sebagai konfirmasi, masukan, kritik, maupun saran, agar disampaikan saja kepada pejabat yang bersangkutan termasuk kepada saya secara langsung. Hendaknya kita menghindari mempublikasikan hal-hal yang sebetulnya berupa persepsi perorangan dan yang belum dikonfirmasikan kebenarannya karena dapat menyebabkan salah persepsi yang meluas,? himbau Rektor.

Dalam berkomunikasi, hendaknya sivitas akademika menjadikan fakta, kebenaran, kebersamaan, dan ke-IPB-an sebagai titik temu semua kepentingan kita masing-masing. Rektor juga mengajak sivitas untuk dapat mengembangkan kepemimpinan yang melayani (servant leadership). (ris)