IPB-Austria Pelajari Burung dan Kupu-Kupu

IPB-Austria Pelajari Burung dan Kupu-Kupu

Berita
Enam orang mahasiswa IPB bekerjasama dengan sepuluh orang mahasiswa dari Departemen Ekologi Populasi Universitas Vienna Austria mempelajari Burung dan Kupu-kupu di tiga Lokasi di Indonesia.

Lokasi tersebut adalah Krakatau, Ujung Kulon, dan Gunung Halimun. Kegiatan tersebut dilaporkan hasilnya pada seminar "Training Course In Tropical Ecology and Rapid Biodeversity Assesment" Ujung Kulon dan Gunung Halimun Kerjasama dengan Departemen Proteksi Tanaman Faperta IPB dengan Departemen Ekologi Populasi Universitas Vienna Austria (21/8).

Kepala Unit Kajian Pengendalian Hama Terpadu PHT, Dr. Idham Sakti Harahap, M.Si., mengatakan, kerjasama ini sudah masuk tahun keempat dan biasanya mahasiswa IPB mengikutsertakan 10 orang, karena kesibukan kuliah dan praktikum tahun ini hanya mengikutsertakan enam orang.

"Mereka biasanya mengirimkan 10 mahasiswa ke IPB dengan didampingi dua dosen pembimbing untuk melakukan studi lapangan mengenai biodiversity. Biasanya kita juga mengikutkan mahasiswa Indonesia. Tahun sebelumnya 10 mahasiswa dari IPB mengikuti kegiatan ini, karena kesibukan kuliah dan praktikum, akhirnya tahun ini hanya ada enam orang. Yaitu empat orang dari Departemen Proteksi Tanaman, satu orang dari Departemen Biologi FMIPA dan satu orang dari Departemen Konservasi Sumberdaya Alam Fahutan," ujarnya.

Dr. Idham mengatakan, sebelum turun lapang mereka mendapatkan kuliah pendahuluan, setelah itu baru turun ke lapangan.

"Di sana mereka akan melakukan sampling mengenai biodeversity, tahun ini yang dipelajari adalah burung dan kupu-kupu. Kedua binatang tersebut kemudian diandingkan dengan yang lainnya namun berbeda lokasi, yaitu antara hutan yang terganggu, kawasan wisata, dan hutan alam. Mereka memiliki software khusus untuk bisa melakukan analisis biodiversity secara cepat tanpa harus mengambil sampel yang besar. Di sini kita bisa saling tukar informasi dan ilmu," ujarnya. (man)