PPLH IPB Pelopori Pemakaian Alat Pendingin Ruangan Ramah Lingkungan

PPLH IPB Pelopori Pemakaian Alat Pendingin Ruangan Ramah Lingkungan

Berita

Sebagai pusat penelitian yang bergerak di bidang lingkungan, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Institut Pertanian Bogor (PPLH-IPB) berusaha menyumbangkan pengetahuan dan teknologi yang dimiliki untuk kelestarian lingkungan.


Berbagai pelatihan lingkungan, seperti AMDAL, pengelolaan lingkungan hidup daerah, pengelolaan sampah, dll. telah dan masih terus dilakukan. PPLH telah mengembangkan desa mandiri berbasis mikro hidro yang memanfaatkan sumberdaya air untuk kemaslahatan masyarakat dan konservasi hutan telah dimulai. Disamping juga telah mengaplikasikan hasil penelitian dalam pengelolaan sampah dan pengomposan melalui probio juga telah dilakukan.


Berkaitan dengan isu kerusakan lingkungan, pada hari Selasa (19/5), sebuah alat pendingin ruangan (AC) telah diretrofit, dengan cara mengganti refrigerant dari freon (CFC) ke hidrokarbon. Pemakaian hidrokarbon menyebabkan pengurangan efek gas rumah kaca dan pemanasan global. Sebab, hidrokarbon tidak bereaksi dengan ozon. AC dengan kekuatan 1,5 PK yang telah diretrofit dan menunjukkan penurunan ampere sebesar 24 persen. Ini berarti terjadi penurunan pemakaian energi listrik . Retrofit tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menghemat energi dan biaya listrik.


Bayangkan jika beribu-ribu alat pendingin yang ada di IPB (baik AC ruangan, AC mobil, maupun kotak pendingin/kulkas/freezer) diretrofit. Berapa banyak energi yang akan dapat dihemat? Sebanyak itulah biaya listrik akan dapat dihemat, dan sudah pasti efek rumah kaca dapat dikurangi dan pemanasan global pun dapat dihambat. (ekd/ris)