Pramuka Siaga Berantas Flu Burung
"Ayam, bebek, kwek-kwek, Ayam, bebek, kwek-kwek, Ayam, bebek, prok….." begitulah atraksi menarik pramuka siaga, saat mengikuti "Pesta Siaga Pramuka Tanggap Flu Burung,"yang digelar di Fakultas Kedokteran Hewan, Kampus IPB Darmaga, Kabupaten Bogor, (21/ 2).
Sebanyak 200 siswa-siswi pramuka siaga dari Kota Bogor berkumpul di IPB dalam kegiatan yang digelar oleh UKM Pramuka IPB bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan IPB, serta Komnas Pengendalilan Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza tersebut.
Pagelaran Pramuka ini dibagi ke dalam dua bagian, yaitu pada tanggal 21 khusus untuk Kota Bogor, dan pada tanggal 28 khusus pramuka siaga yang berasal dari Sekolah Dasar Kabupaten Bogor, termasuk desa di lingkar kampus IPB.
Para pramuka siaga ini dibekali cara-cara mensosialisasikan informasi tentang kesiapsiagaan dalam menghadai flu burung, setelah itu mereka wajib mensosialisasikan minimal kepada 10 orang teman dan kerabat dekatnya.
Ada dua pesan yang disampaikan kepada para pramuka siaga ini, pertama, mencuci tangan yang bersih dengan menggunakan sabun dan menggunakan air mengalir, setelah main dan sebelum makan. Kedua, adalah mengkonsumsi masakan yang dimasak dengan matang.
Sosialisasi ini dibalut dalam suatu permainan anak, yang dibagi dalam beberapa pos. Permainan tersebut diantaranya adalah, permainan besar menyusun pesan Tanggap Flu Burung, bermain peran, puzzle, cuci tangan dengan sabun, mengenal masakan yang matang, simulasi penyebaran Virus AI, pesan berantai, dan mewarnai gambar. Sebagaimana dipaparkan Pembina UKM Pramuka IPB, Dr. Sri Murtini, M.Si.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini, Rektor IPB, Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., menekankan untuk membudayakan cara hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
"Kebersihan masih belum menjadi budaya kita sehari-hari, mari kita budayakan kebersihan dengan mencuci tangan dan memahami flu burung sehingga dapat mencegah mewabahnya virus tersebut," ujar rektor.
Rektor juga menekankan untuk tidak terlalu khawatir yang berlebihan terhadap virus flu burung ini sehingga, menjadi takut untuk makan ayam dan malahan membencinya, namun, waspada tetap perlu.
"Ayam adalah salah satu makhluk Tuhan yang harus dicintai, sumber ilmu pengetahuan yang perlu digali dan sumber protein dan gizi. Maka dari itu makanlah ayam yang sehat dan jagalah kesehatan lingkungan dan diri," ujar rektor.
Sebelum permainan dimulai para pramuka siaga yang berumur sekitar 7- 11 tahun itu diberikan pengarahan mengenai flu burung secara umum oleh Ketua Kwartir Nasional (Kakwarnas) Gerakan Pramuka, Prof Dr dr Azrul Azwar, MPH.
Hadir juga pada saat itu, Dekan FKH IPB, Dr.drh. I Wayan Teguh Wibawan, MS., Direktur Kemahasiswaan IPB, Dr. Rimbawan, pembina UKM Pramuka IPB drh. Fadjar Satrija, M.Sc., Ph.D., serta pejabat IPB dan lainnya. (man, foto: bbg)
