IPB Menjadi Tuan Rumah QS- APPLE Ke- 8

IPB Menjadi Tuan Rumah QS- APPLE Ke- 8

Berita

Institut Pertanian Bogor (IPB) dipercaya sebagai tuan rumah Quacquarelli Symonds Asia Pacific Professional Leaders in Education Conference and Exhibition (QS-APPLE) ke-8 pada tanggal 13-17 November 2012 mendatang. Hal ini disampaikan Rektor IPB, Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc dalam acara penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara IPB dengan QS Education Trust (QSET), Rabu (14/1) di Kampus IPB Darmaga. "Kerjasama IPB dengan QSET dalam penyelenggaraan QS- APPLE ke-8 akan membantu mempromosikan IPB di jaringan universitas internasional," kata Rektor.

Konferensi tersebut menghadirkan lebih dari 1000 ahli pendidikan top dunia dari 45 negara. Lebih dari 100 ahli akan mengirimkan informasi berkualitas tinggi bagi professional dan institusi pemberdayaan pada sekitar 30 sesi.

Penyelenggaraan QS-APPLE pada 2012 juga akan menjadi tonggak sejarah IPB dalam meningkatkan kualitas di semua aspek pendidikan dan penelitian menuju world class university. " Penyelenggaraan momen prestisius ini juga merupakan bagian dari upaya penting dalam mencapai visi IPB 2012. Kita akan menyiapkan tim besar dan dana untuk penyelenggaraan QS-APPLE 2012," ujar Rektor.

QS-APPLE ke-4 telah diselenggarakan Universitas Yonsei di Korea Selatan pada Juli 2008 lalu. QS-APPLE ke-5 akan diselenggarakan tahun ini Universiti Kebangsaan Malaysia dan QSET bertempat di Malaysia. QS-APLLE ke- 6 dan ke-7 akan diselenggarakan Thailand dan China.

"MOU ini menunjukkan komitmen kita untuk bekerjasama menuju tujuan bersama kita, menuju internasionalisasi pendidikan," ujar Direktur QS Asia, Mandy Mok di dampingi seorang staf QSET. Manfaat konferensi ini salah satunya untuk membangun jaringan hubungan bisnis baru secara informal dan pertemanan.

Menurut Mandy Mok, QS APPLE merupakan jawaban warga Asia seperti warga Amerika menyelenggarakan National Association of Foreign Student Advisers (NAFSA) dan warga Eropa yang mengembangkan European Association for International Education (EAIE).

Universitas-universitas di Asia secara cepat ingin menginternasionalisasikan kampusnya. Hal ini memunculkan tantangan baru di berbagai aspek. "Terutama dalam pembentukan pertukaran internasional dan program studi luar negeri, membentuk studi full time internasional atraktif, menyediakan program studi berkelanjutan bagi mahasiswa, memperkenalkan bahasa pengajaran baru, dan memastikan manfaat pengalaman belajar-mengajar," papar Mandy saat menjelaskan latar belakang pendirian QS. Misi utama konferensi QS APPLE untuk menciptakan universitas berkelas dunia pada komunitas Asia Pasifik menuju kemitraan dan kerjasama global. QS APPLE adalah konferensi utama The Times Higher Education (THE) dan pameran para pendidik internasional dari Asia, Amerika, Eropa dan Australia.


Dalam kesempatan itu disepakati Koordinator panitia QS-APPLE IPB, Dr.Ir.Agus Purwito, MSc.Agr.

Acara MoU yang dipandu Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB, Dr.Ir.Anas Miftah Fauzi, M.Eng dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof.Dr.Ir.Yonny Koesmaryono,M.S, Wakil Rektor IV Bidang Bisnis dan Komunikasi Dr.Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc.CS, Direktur Kerjasama dan Program Internasional Dr. Ir. Rinekso Soekmadi, MSc.F.Trop, Kepala Sub Direktorat Kerjasama Dr.Ir. Alinda Fitriany Malik Zain, M.Si, Sekretaris Eksekutif Rektor Dr.Ir.Aceng Hidayat, MT, Direktur Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis, Dr.Ir. Arief Daryanto, M.Ec, Kepala Kantor Manajemen Mutu Dr. Ir. Agus Purwito, MSc. Agr, Dekan Fakultas Kehutanan Dr.Ir.Hendrayanto, M.Agr, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Dr. Hasim, dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Ir.Henny Windarti, M.Si (ris).
.