IPB Melatih Warga Tangerang Membuat Kompor Tungku Sekam

IPB Melatih Warga Tangerang Membuat Kompor Tungku Sekam

Berita


IPB kembali melatih warga membuat kompor tungku sekam. Giliran warga Kecamatan Pantura, Kabupaten Tangerang dilatih dalam membuat kompor berbahan bakar sekam ini. Pelatihan ini di gelar selama 3 hari (6-8/1) dalam kegiatan bertema "Pembinaan Industri Tumah Tangga dan Menengah, Dinas Koperasi dan UKM Tahun 2008, kerjasama dengan LPPM IPB." Pembukaan pelatihan dilakukan Selasa (6/1) di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, warga Bogor di sekitar Kampus IPB Darmaga diberikan pelatihan secara cuma-cuma. Aplikasinya diterapkan warga yang sebagian besar adalah pelaku industri skala rumah tangga ini dalam industri tahu, tempe, dodol, gorengan dan sebagainya.

Langkanya bahan bakar, seperti gas, premium, dan minyak tanah, menyulitkan para pelaku usaha mikro dan inilah salah satu alasan digelarnya pelatihan ini.

Hal ini senada dengan apa yang dikatakan oleh Bupati Tangerang, Ismet Iskandar dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan ini. Ia mengatakan, langkanya minyak tanah yang merupakan motor sebuah industri kecil menengah di kawasan tersebut, harus dijadikan momentum yang baik dalam mencari alternatif bahan bakar lain dan salah satunya dengan memanfaatkan sekam.

"Sekam sangat melimpah di sekitar Kecamatan Pantura, karena wilayahnya sebagian besar adalah pesawahan, malahan sebagian warga hanya membuangnya begitu saja. Maka dari itu saya berterimakasih kepada IPB atas inovasinya memanfaatkan sekam menjadi bahan bakar dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar dalam industri rumah tangga," ujarnya.

Ia menjelaskan, program – program padat karya dengan menggunaan Teknologi Tepat Guna seperti ini harus secara intensif digalakan, hal ini dirasakanya cukup mujarab dalam menyerap tenaga kerja terutama terhadap warga yang terkena PHK di Kabupaten Tangerang.

"Investasi dengan melakukan pelatihan seperti ini diharapkan akan membantu ekonomi daerah dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan di Kabupaten Tengerang yang berkualitas dan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, ketika diwawancarai, Ketua Departmen Fisika IPB, Dr. Irzaman, M.Si., mengatakan, dalam menyongsong ketahanan pangan dan energi tampaknya sudah merupakan program Kabupaten Tangerang, jadi Teknologi Tepat Guna dari IPB ini cepat sekali diserap di Kabupaten ini.

"Saya berharap peserta yang berjumlah 30 orang ini pada akhirnya bisa terampil dalam membuat tungku, baik untuk skala rumah tangga maupun industri mikro," ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta yang terdiri dari pelaku industri rumahan seperti tahu, tempe, dodol, gorengan dan makanan jajanan lainnya ini, akan diberikan materi pelatihan berupa, teori desain, komposisi, konstruksi, pemanfaatan energi tungku sekam, dan demo memasak.

"Pada akhir kegiatan mereka harus membuat kompor sebanyak 30 buah untuk skala rumah tangga dan 5 buah kompor untuk industri mikro," katanya

Pada kegiatan tersebut, IPB diwakili oleh Wakil Kepala LPPM Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Ir. Prastowo, M.Eng., secara langsung menyerahkan kompor tungku sekam skala rumah tangga kepada Bupati Tengerang, Ismet Iskandar.

Ikut hadir juga Kepala Dinas KUKM Kabupaten Tangerang, Drs. Mahdiar, M.Si., Kepala BPP Sepatang Kabupaten Tengerang, Mahmudin, instruktur dari Departemen Fisika IPB, Musiran dan Ahmad Yani. (man)