Pembinaan Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi (Pbsb) Departemen Agama RI Di Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes, 10-14 Desember 2008

Pembinaan Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi (Pbsb) Departemen Agama RI Di Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes, 10-14 Desember 2008

Berita

Rombongan mahasiswa IPB yang terdiri dari 146 mahasiswa dari angkatan 42,43,44, dan 45 beserta pendamping yang terdiri dari Kepala Badan Pengelola Asrama TPB IPB Dr. Bonny Poernomo W. Soekarno, MS; Staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan Dr. Drh Koekoeh Santoso; Sekretariat BUD Farchaini Budi Astuti, SP.; dan Staf TPB Imas Widayanti,A.Md tiba di kawasan Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 di Desa Banda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes untuk mengikuti acara Pembinaan Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi Departemen Agama RI. Acara ini diikuti sekitar 1010 mahasiswa penerima beasiswa santri berprestasi yang tersebar di 9 (sembilan) universitas di seluruh Indonesia.

Kegiatan tahunan ini berlangsung pada10-14 Desember 2008. Acara dihadiri Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Drs. Amin Haedari, M.Pd, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 KH. Masruri Abdul Mughni, Direktur Jendral Kelembagaan Islam Depag RI, Depag Propinsi Jateng, Wakil Bupati Brebes dan Kasubdit Pemberdayaan Santri dan Layanan pada Masyarakat beserta undangan lainnya.

Empat mahasiswa IPB Jalur BUD mendapat penghargaan atas prestasinya, Yahman Faozi (Dept. Teknologi Industri Pertanian) dan Hanifah Bulwafa (Dept. Nutrisi dan Teknologi Pakan) masing-masing dengan IPK 4,0. Gunaryo (Dept. Agronomi dan Hortikultura) dan Atika Luthfiyyah (Dept. Ilmu dan Teknologi Pangan) masing-masing dengan IPK 3,5 dan 3,78. Yahya mendapatkan predikat Juara Umum karena meraih IPK 4,0 selama 3 tahun berturut-turut.

Konsep Kegiatan Pembinaan Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi Departemen Agama RI berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kegiatan PBSB berlangsung di salah satu Pondok Pesantren dengan tujuan di samping para mahasiswa mendapatkan materi pembinaan (tausiyah) dari sejumlah tokoh agama, para peserta juga diarahkan untuk memberikan pengabdian pada masyarakat dan pondok pesantren. Bentuk pengabdian yang diharapkan dapat diberikan oleh para mahasiswa adalah:

1. Bidang Sains dan Teknologi dibawah koordinasi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
2. Bidang Pertanian dan sejenisnya di bawah koordinasi Institut Pertanian Bogor (IPB)
3. Bidang Agama dan kemasyarakatan di bawah koordinasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
4. Bidang Kesehatan di bawah koordinasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Pengabdian dalam Bidang Pertanian di bawah koordinasi mahasiswa IPB terdiri dari sub kegiatan :

1) Transfer pengetahuan kepada masyarakat
– Pelatihan pembuatan Nugget ikan
– Pelatihan pembuatan Susu dari Kacang Kedelai
– Pelatihan pembuatan baso sapi
– Sosialisasi Penggunaan dan Pembuatan Tungku Hemat Energi

2) Diskusi dengan kelompok tani dan peternak
– Diskusi tentang penggemukan sapi potong
– Diskusi tentang pertanian terpadu

3) Penghijauan
4) Promosi Pertanian

Dari seluruh pelatihan yang diberikan, peserta pelatihan yang terdiri dari masyarakat sekitar pondok pesantren, kelompok tani, para santri dan siswa sekolah memberikan respons positif. Peserta berharap seluruh materi pelatihan yang telah didapat akan diterapkan di lingkungan masing-masing.

Pada kesempatan tersebut sekaligus dilakukan pemilihan Ketua Umum Community santri Scholar of Ministry of Religion Affair (CSS MoRA). Gunaryo (mahasiswa Agronomi dan Hortikultura IPB) terpilih sebagai Ketua Umum periode 2008-2009. (man)